Water Bubbler Inject, Lebih Simple, Murah Dari Water Inject

suzuki

Yola dulur yang budiman… akhirnya ngademin punya waktu untuk mengerjakan project yang terunda. Water bubbler Inject… Cara sesat untuk menggantikan water inject yang sudah terpasang. dan ternyata cara ini lebih simple, murah daripada water inject.

Untuk water inject sendiri sebenarnya sudah terinstal lebih dari satu setengah tahun yang lalu di gipsy danger suzuki gsxr150. Dan sejauh ini masih berfungsi dan mesin fine-fine saja. Untuk mengerti apa itu water inject, silahkan cek beberapa artikel dibawah ini.

Kendala utama Water Inject adalah cara mengatur ” Flow “. Karena debit yang dibutuhkan sangat kecil. Dan ini sering mampat, atau malah debit terlalu besar, sehingga rpm bawah tersendat-sendat. Makanya butuh regulator dan tentunya SWITCH elektronik untuk mencegah air masuk ke Intake ketika mesin mati dalam kasus tertentu, misalnya posisi tabung penampung ternyata diatas intake. Dan tentunya, harganya paling mahal.

Terpikir untuk mencoba bubbler water inject. Namun baru sekarang kesampaian. Sebenarnya cukup simple, karena water inject masih terinstal. Tinggal mencopot regulator, memodif tabung penampung air, dan mengganti jarum yang mengarah ke karet Intake manifold. Jika motor anda karburator, maka tidak perlu jarum, tinggal sambungkan selang bubbler water ke selang facuum yang sudah disediakan, Tentunya dengan konektor T.

Oh iya… water bubbler inject adalah memasukkan udara yang sudah tercampur dengan uap air hasil dari ” pembubbleran ” ( ngademin susah mencari istilahnya… pokoke air di tabung blekutuk-blekutuk seperti mendidih itu 😀 😀 ). Tujuannya agar udara lebih lembab, banyak mengandung uap air, sehingga berefek seperti saat berkendara selepas hujan, atau malam hari ketika banyak uap air di udara.

jarum intake

Lebih murah, karena water bubbler injector tidak butuh regulator debit dan switch elektronik, termasuk saklar. Harga ketiga komponen ini hampir 70% dari biaya total. Sedangkan water bubbler inject, hanya membutuhkan 2 tabung, yaitu reservoir utama dan pembuat bubble, dan tabung kecil sebagai water trapper, atau penampung air tak terpakai. Fungsi water trapper adalah agar air tidak ikut tersedot ke intake… Karena sekarang kita menggunakan jarum intake yang sangat besar, sehingga sedotan airnya tentu juga besar.

switch elektronik

Keuntungan water bubbler inject daripada water inject adalah soal kebutuhan airnya. Di water inject, kita butuh air demin atau aquades agar tidak membuat kerak kotoran. Sedangkan water bubbler bisa menggunakan air jernih biasa. Meskipun tetap lebih aman memakai air demin. Dan keuntungan utamanya adalah airnya lebih awet karena yang diambil adalah udara yang mengandung uap air. Sebagai catatan, di water inject yang ngademin pakai, air demin 500 ml habis untuk riding sekitar 10 jam atau sekitar 250-300an km. Tentu lebih merepotkan untuk isi ulang.

Untuk skema dan detail pemasangannya, besok kita lanjutkan lagi. Ngademin sedang membuat skema coretan tangan dan edit videonya…. Tunggu ya….

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

gulf oil

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Kelemahan Water Bubbler Inject Vacuum Dan Solusinya - 78deka.com
  2. Tes Water Methanol Bubbler Aktif : Khilaf Keenakan Jadi Balap Xabre - 78deka.com

Leave a Reply