Tuhan Maha Pemurah, Beat Terseret Kereta Api 100 M, Rider Selamat

pemotor terseret kereta api
suzuki

Kehidupan kita adalah misteri, nyawa kita yang memegang adalah Tuhan. Kalau Tuhan berkehendak mati, maka matilah kita. Begitu juga jika Tuhan berkehendak kita tetap hidup, maka kejadian apapun kita juga akan tetap hidup.

pemotor terseret kereta api
pemotor terseret kereta api

Begitu juga dengan kejadian di Sukabumi pada hari Minggu 17 Agustus 2014 kemarin dimana  seorang pemotor nyaris tewas setelah tertabrak Kereta Api (KA) Pangrango jurusan Sukabumi-Bogor di Kampung Bangkongreang, RT 03/7, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Sukabumi. Korban yang berboncengan dengan rekannya selamat meski mendapatkan luka parah pada bagian belakang kepalanya.

Biker tersebut menggunakan motor metik beat berboncengan dengan rekannya bepergian ke suatu tempat dan melintasi lintasan rel kereta api tanpa perlintasan. Tiba-tiba ada kereta melintas tanpa merekasadari,mungkin konsentrasi pengendara terpecah sehingga tidak melihat tanda-tanda kereta mau lewat. Saat mengetahui kereta lewat, motor berhenti namun terlalu dekat dekat lintasan sehingga terjadilah kecelakaan tersebut, dan diwartakan motor langsung terseret kereta dan pengandaranya terseret sampai 150 m dari titik tabrakan awal.

gulf oil

Tubuh salah satu korban langsung masuk ke dalam kolong gerbong kedua. Akibatnya, KA sempat terhenti selama 15 menit untuk mengevakuasi tubuh korban dari dalam kolong.

“Evakuasi dilakukan petugas KA dan warga di sini. Luka yang paling parah yang bawa motor karena terseret sampai 150 meter. Namun ajaibnya dia selamat meski mengalami luka cukup parah pada bagian belakang kepalanya. Sementara rekannya yang membonceng hanya mengalami luka ringan,” lanjut Bram.

Kedua korban kini dalam perawatan tim medis Rumah Sakit Betha Medhika Cicurug.

Begitulah Kuasa Tuhan, Allah SWT, jika memang Dia berkehendak, terseret kereta api saja belum cukup untuk mencabut nyawa seseorang. So…. dekatilah Tuhan, agar Tuhan selalu memeberikan Rahmat, KeselamatanNya kepada kita….. ajakan untuk diri penulis sendiri yang terlalu sering melupakan Rabb yang paling dekat dengan manusia dibanding apapun. ¬†Ya Allah, ampuni diri yang masih suka “ndlewer” ini.

Sumber : Detiknews

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum