Tips Beberapa Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Mencuci Motor

suzuki

Yola dulur yang budiman… mencuci motor mungkin hal yang mudah. Bahkan untuk dibilang sebagai perhatian khusus juga ngga, tidak lebih mendesak daripada servis rutin atau tuned up. Padahal dengan mencuci motor baik di tempat pencucian atau sendiri bisa meningkatkan rasa intimate antara kita dengan kuda besi kita. Minimal motor kita jadi lebih enak dipandang, dan jauh lebih penting meminimalisir korosi atau proses karat yang selalu mengancam. Dan ternyata kegiatan sepele mencuci motor itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Karena bisa mempercepat kerusakan mesin, atau malah seketika membuat motor menjadi malfungsi.

Ada beberapa hal yang poerlu diperhatikan saat mencuci motor. Beberapa tips tersebut ngadimin rangkum menjadi beberapa poin yaitu:

  • Jangan mencuci saat mesin panas.

Part logam mesin terjadi pemuaian saat panas, jika langsung kontak dengan air maka bisa beresiko merusak mesin karena pengerutan yang mendadak. Khususnya bagian knalpot dan head mesin…. jika logam dilapisi krom, itu lapisan sangat tipis, jika sering terjadi pengerutan mendadak akan mudah lepas lapisan kromnya.

  • Jangan Gunakan High Pressure Washer

Penggunaan semprotan tekanan tinggi memang memudahkan dalam pembersihan kotoran, serta menghemat air. Namun alat ini punya efek samping yaitu bisa menyemburkan air ke daerah kritis motor yang seharusnya tidak terpapar air…. sektor elektronik yang tersembunyi di balik bodi. Salah satunya adalah sambungan kabel, karena tekanan tinggi air mencapai bagian ini dan membuat listrik korslet. Tekanan air tinggi juga bisa mencapai bearing serta O ring di dalam rantai mesin yang terlubrikasi…. komponen jadi gampang terserang karat

  • Bilas dengan air dingin untuk membuang kotoran yang terangkat

Untuk Mengilangkan kotoran yang menempel, cukup guyur/semprot dengan air beberapa menit sebelum dicuci menggunakan detergent/sabun motor. Ini untuk menghindari baret di lapisan bodi. Setelah pembersihan dengan detergent atau sabun motor, guyur kembali dengan aliran air dingin… nggak perlu sambil dilap…kembali untuk menghindari scratch dari kotoran yang tearngkat oleh sabun.

  • Jangan mencuci dibawah terik matahari

Cat yang menempel di bodi akan menjadi lebih lunak dibawah terik matahari, ini bisa meningkatkan resiko terjadinya scratch. Begitu pula dengan penyabunan di bawah terik matahari akan membuatnya cepat mengering, dan itu malah membuatnya susah untuk dihilangkan dan meninbggalkan bekas di atas cat. Tips : lakukan di tempat teduh. lakukan pencucian dan pembilasan 1 sektor baru dilanjut ke sktor lain.

  • Hindari, pelajari bahan pembersih yang bukan khusus motor/mobil

Paling aman ya menggunakan bahan-bahan pencuci dan poles khusus motor atau mobil. Karena secara chemical sudah diformulasikan buat metal dan cat motor. Namun jika dulur termasuk aliran sesat, tolong perhatikan bahan-bahan kimia yang akan digunakan, apakah mempengaruhi permukaan cat, bikin korosi atau ngga? Soal ini, pengalaman biasanya berperan penting.

  • Gunakan kain atau busa pencuci yang berkontur lebut sebagai alat pencuci

jangan pernah mengelap debu dengan kain kering, karena pada dasarnya debu adalah pasir yang lebut. Tapi gunakan kain lembut atau busa lembut plus air detergent jika ingin membersihkannya. Tips : Saat membilas, gunakan air mengalir di tangan satu, dan sambil dilap, agar kotoran hilang, tidak meredistribusi/ hanya memindah kotoran.

 

  • Gunakan Wax setelah pencucian

Untuk melindungi permukaan cat, gunakan bahan poles yang mengandung wax. dan jangan gunakan wax tipe abrasive yang untuk cleaner, tapi wax yang bertipe pelapis….Ngadimin suka dengan carnuba wax… atau bisa juga dengan produk paint sealant…Merk bebas, buat aliran sesat deka pakai lemon Pledge… :mrgreen .

  • Nyalakan Mesin Untuk membuang sisa air cucian

Setelah pencucian dan pembilasan, sebenarnya masih banyak sisa air yang tersembunyi, dan itu bisa menimbulkan korosi. Salah satu cara paling jitu adalah denjgan menyalakan mesin secara iddle atau stasioner sampai mesin mencapai suhu operasional. Air akan menetes banyak karena getaran dan ada yang menguap karena panas mesin, knalpot.

  • Lumasi Motor setelah dicuci

Ini yang biasanya luput setelah pencucian motor. Saat proses pencucian dengan sabun, maka pelumasan eksternal juga akan ikut tercuci. Makanya setelah mesin kering dan rantai kering, lakukan pelumasan ulang agar komponen tidak aus. Termasuk perkabelan seperti rem dan kopling.

Itulah beberapa tips saat mencuci motor… Salam TePOK

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

gulf oil