Test The Water Suzuki Burgman Street : Wajib Berubah

suzuki

Yola dulur yang budiman… Ngademin tidak begitu antusiams menyambut penampakan suzuki burgman street di booth suzuki PRJ 2019. Penampakannya masih bertujuan test the water… In my opinion.

Tidak antusias bukan berarti antipati. Namun karena masih bentuk utuh ala India sana. Padahal hampir setengah tahun yang lalu sudah ngademin diskusikan bareng pihak SIS, burgman street harus beradaptasi dengan selera desain Indonesia.

Burgman street versi India punya potensi, tapi masih separuh hati… Dan kita anti separuh hati, maunya yang totalitas.. total spek dan selera Indonesia.

Ngademin tidak perlu bicara detail, bagaimanapun pihak SIS sebenarnya juga berisi orang-orang pandai yang pintar menangkap selera pasar. Yang perlu diubah adalah ukuran Rim diperbesar.

Dan ngademin tetap seperti awal dulu… Kukuh bahwa sektor buritan perlu diubah… Terlalu ” bunteg ” dan selera kita senangnya yang semok atau kebalikannya… Langsing.

Untuk mesin sebisa mungkin harus liquid cooled, secara kelas 125 cc rata-rata sudah memakai pendingin coolant. Bukan angin sepoi-sepoi.

Untuk finishing, kualitas bahan… Sejauh mata memandang sudah sangat bisa diterima oleh persepsi publik… Kualitas Suzuki.

Pertanyaan berikutnya, perubahan tersebut membutuhkan tempat produksi di marih. Menjadi persoalan jika burgman street masuk secara gelondongan dari India, untuk menyerap pasar mereka. Dan pihak India tidak mau melakukan ubahan karena selera mereka seperti sekarang.

Kalau bahasa ngademin : ” nek ra owah, mending ora “, kalau tidak berubah, mending tidak.

Semoga bermanfaat

Wassalamu’alaikum

 

 

 

gulf oil

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*