Team Suzuki Ecstar Sudah Putuskan Mesin Yang Akan Dipakai Di 2019

suzuki

Yola dulur yang budiman… Setelah uji pra musim jerez, team suzuki ecstar sudah mendapatkan kesimpulan penting untuk musim 2019. Pilihan mesin mana yang akan dipakai di tahun 2019 sudah bisa diputuskan oleh team.

Uji atau tes pramusim di valencia dan jerez begitu krusial bagi team suzuki ecstar. Mereka tak mau mengulang lagi kesalahan di awal musim 2017. Ya..¬† “Lost of consession ” adalah titik penting di kasus ini. Pada awal musim 2017, team juga kehilangan hak konsesi, sayangnya keputusan dalam pemilihan mesin tak sesuai harapan.

Ada peran Iannone kala itu saat diputuskan mesin yang mana yang akan dipilih, karena dialah pembalap yang dipilih sebagai ” ace “. Meskipun secara holistik ini merupakan kesalahan team suzuki sendiri.¬†Melepas semua pembalap sebelumnya ( vinales dan espargaro ) dimana diganti oleh Iannone dan alex rins sebagai rookie. Tentu pembalap baru lebih gamang untuk memilih jenis mesin karena semuanya baru… Team baru, motor baru, mesin baru….semua serba asing.

Kini team tidak ingin mengulang kesalahan itu. Alex rins meskipun masih mudah, 22 tahun dipilih menjadi ” ace of spades ” team suzuki. Di pundaknya diletakkan pengembangan motor, bersama para insinyur suzuki. Hanya satu pembalap yang dilepas, Iannone, dan merekrut youngster¬†prodigy Joan Mir sebagai pembalap prospek.

Meskipun muda, Rins dianggap cukup matang sebagai pengembang motor. Dari data yang dia perolehlah para insinyur mengembangkan motor. Dan hasilnya? Pertama kali ditahbiskan menjadi ” ace ” dan pengembang, alex rins memberikan sumbangan motor mana yang akan dipakai musim 2019. Motor dengan mesin baru sesuai harapannya… More power at the end gear.

Meskipun masih mentah ( settingan belum dapat yang pas ) namun potensi motor baru sudah muncul di sesi tes jerez. Catatan waktu Rins dianggap cukup, dan motornya tangguh, durable dan reliable. Masih perlu sentuhan banyak, karena karakter motor menjadi berubah….pendekatan mesin lebih powerful tentu merubah karakter motor dalam melahap tikungan. Keunggulan motor gsxrr yang istimewa dalam melahap tikungan menjadi lebih liar… Inilah yang perlu disentuh oleh para insinyur….

Rins sendiri tak khawatir musim 2019 akan seperti musim 2017. Mesin lama dan baru sama-sama kencang, Kalaupun mesin 2019 lebih liar, dia sudah membuktikan tetap bisa cepat. Seperti dinukil dari media motorsport

“I’m not afraid, because with both engines and both chassis I’ve been fast,” said Rins. “Now it’s up to the bosses and I leave everything in the hands of the engineers.
“For sure we will choose the best option. We did a lot of comparisons, they have a lot of information. I am happy with both, the feeling is nice with both engines. They will need to choose one, the best one.
“The positive point is that the new engine has more power, more potential. The negative points, I don’t want to say.
“The important thing is Suzuki works very hard, in Malaysia we are waiting new things, we will see what happens.

“These two days were very positive days because we try everything, we try new frames, also new engine. We did a lot of comparisons between the 2019 and 2018 engine. Was very positive.”

Pengembangan sasis dan piranti lain terus dilakukan menjelang tes februari nanti di sepang, serta tes terakhir di Losail. Hasil tes jerez membuat semua team bersemangat dan tak sabar menanti tes februari nanti…. Optimisme tinggi muncul… Bukan ambiguitas seperti 2017 dulu.

Semoga bermanfaat

Wassalamu’alaikum

gulf oil

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*