Tak Ada Pengembalian Uang Kasus Kartel Motor 110-125? Jangan Salahkan Yamaha Dan Honda Dong

suzuki

Yola dulur yang budiman… sebenarnya ini berita yang sudah dingin penyajiannya. Ya.. soal inkrahnya kasus kartel metik 110-125 cc yang melibatkan yamaha dan honda. Salah satu tuntutannya adalah pengembalian selisih harga motor ke konsumen. Namun anyep seperti tak ada sambutan dari kedua pabrikan tersebut. Menurut ngademin, jangan salahkan mereka dong.

Kasus tuntutan kartelnya sendiri sudah lama, yamaha dan honda didakwa kongkalikong menentukan harga metik entry level 110-125 cc. Mereka bersepakat menentukan harga seenak mereka sehingga mendapat margin keuntungan yang lebih besar.

Yamaha Dan AHM Dinyatakan Bersalah Di Sidang Kartel

Kalaupun Nggak Kartel, Tipikal Konsumen Kita Emang Gampang Dikartelin

Soal kartelnya sendiri sih sebenarnya tidak salah yamaha atau honda…. kecuali motor yang beredar hanya yamaha dan honda…. ini murni kartel. Lha kenyataannya, yang jualan metik 110-125 cc kan masih ada TVS, Suzuki, Kymco, dll. Yang bersepakat kan hanya 2 pabrikan, lainnya ndak…. gimana kartelnya? mereka mau ngasih bandrol setinggi apapun, konsumen kan ada opsi merk lain tuh… nyatanya??? tetap milih yang lebih mahal kan Lu..Lu… pada…. 😀 😀 . Ya jangan salahin yamaha dan honda dong…

Kini soal hasil keputusan sidang yang mendenda yamaha dan honda sebesar 25 Milyar dan 22 Milyar. Ecesss lah bagi mereka, keuntungan seminggu juga udah nyisa banyak. Kemudian 2 pabrikan ini diminta mengembalikan selisih harga jual dengan hasil sidang ke konsumen yang udah beli…… Nah… kenyataannya yang sudah pada beli dengan harga tinggi juga “Anyep ” ngga pada nuntut tuh… jadi buat apa ngembaliin? Toh yang pada beli pada ndak ngerasain dimahalin kan?

Kemudian soal tuntutan penurunan harga metik 110-125 cc. Lah…. seperti kasus diatas, konsumen aja harga sekarang masih ngebut beli kok harga diturunkan. Kalau perlu naikin lagi harganya, sampai pada batas konsumen protes kemahalan dan pindah merk. Toh merk lain ada yang jual lebih murah kan? Nyata mereka tetap beli yang kena kasus kartel… berarti bukan kartel sebenarnya…. kartel itu jika tak ada pilihan lain dan mereka kompak mainin harga… ini ada suzuki, tvs, kymco lho…….

Sebagai pengguna motor dengan harga ” Pantas ” sih, ngademin ” klepas-klepus ” sambil nyengir ngelus-ngelus 3 motor di rumah. Dan sebagai aliran pelit, akan bergumam “ Kalok Guhe Mah Ogah!!!

 

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

gulf oil

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*