Suzuki Satria FI, Bukan Soal Turbonya….Daya Tahan Mesinnya Itu Lho

suzuki

image

Yola dulur yang budiman…. dapat artikel dari suzukivirus.com, deka dibuat ngowoh bin ndombloh. Ada penampakan sesosok satria FI yang dipasangi seset turbocharger. Bukan soal deka ndeso gumunan melihat motor satria disenjatai turbocharger, sekali lagi bukan turbochargernya yang bikin deka ngowoh bin ndombloh.

wp-1466407306630.jpg

Motor tersebut bisa diliat digelaran Pekan Raya Jakarta, di stand suzuki. Suzuki satria tersebut dijuluki dengan nama Monster Blao, entah apa artinya deka kagak tahu. Berhubung deka muales maen ke PRJ, bahkan ketika disuruh ngambil Benelli Patagonia Eagle 1 biji ( upppsss XD ) pun deka ogah berangkat karena pas puasa dan panasnya kek apa di kemayoran? maka gambar deka pinjem aja dari blog tersebut.

Untuk motor dipasangi turbocharger mungkin kita anggap biasa. Motor apapun bisa dipasangi kompressor rumah keong, asal punya dana dan link bengkel yang mampu memasang. Dari moped, metik, sport, standard, semua bisa dipasangi piranti turbocharger. Disini kita bicara bisa tidaknya dipasangi piranti, bukan efek setelah dipasangi turbocharger.
image

Kenapa? karena tidak semua motor berefek positif setelah dipasangi turbo. Setelah pitanti turbin booster bekerja, maka kompresi di ruang bakar meningkat drastis karena adanya tekanan tambahan dari turbin yang mendorong campuran bbm dengan udara tambahan yang terkompres. Setelah itu daya ledak akan meningkat drastis menghasilkan output power tambahan yang keluar dari mesin.

Namun situasi tersebut mempunyai syarat bahan logam mesin kuat menerima tekanan tambahan dari turbo, selain tekanan kompresi dari piston itu sendiri. Makanya nggak setiap mesin motor mampu dipasangi piranti turbocharger, berhubungan dengan kualitas mesin.

wp-1466407300889.jpg

Nah di kasus satria FI yang dilengkapi turbo ini, ternyata bukan cuma motor etalase, cuma motor pameran doang. Tapi sebelum dipamerin, ada testimoni memang motor sudah di test duluan, dan sistem turbonya bekerja semestinya. performa motor melejit pesat, itu pasti. Namun yang bikin heran, ternyata mesin satria FI tanpa rubahan apapun ( default pabrik ) mampu menampung kinerja turbo tersebut, padahal kita ketahui bersama, kompresi mesin satria sendiri sudah termasuk tinggi, yaitu diatas 11 : 1 .
image

Walaupun kita tidak tahu, sampai kapan mesin tahan dengan kompresi turbo yang terpasang, namun deka memberikan respek terhadap kualitas bahan mesin satria FI, minimal mampu menerima kompresi tambahan dari turbocharger. Semoga itu mengindikasikan bahwa tidak ada penurunan kualitas mesin dari suzuki saat ini.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

gulf oil