Suzuki GSX150 Bandit : Motor Naked Generasi Pop Culture

suzuki

Yola dulur yang budiman… dua artikel pembuka suzuki gsx150 bandit sebelumnya, kini kita akan menginjak ke sesi opini pribadi ngadimin yang tentunya sebagai penggemar berat motor suzuki. Dari opini ngadimin, suzuki gsx150 bandit adalah motor naked dengan desain generasi pop culture. Tentu ini bertentangan dengan fans suzuki konservatif seperti ngarimin.

 Jujur saja, untuk membuat artikel ini, ngadimin harus menata bahasa seelok mungkin. Bagaimana menyusun kalimat yang berasal dari hati yang campur aduk, namun harus disampaikan tanpa harus menciderai pihak manapun. Faktor kedekatan dan kenal baik dari atas sampai bawah jajaran SIS membawa sebuah konsekuensi seorang blogger kek ngadimin.

Sebenarnya sangat panjang uneg-uneg ngadimin. Agar tidak terlalu panjang, akan dibagi ke beberapa artikel saja.

Kenapa kok desain generasi pop culture? Ini adalah pandangan fans suzuki konservatif, yang mana diibaratkan sebagai penggemar musik klasik rock. Sedangkan desain suzuki gsx150 bandit seperti musik pop rock… Musik rock yang dibuat lebih ngepop agar lebih bisa diterima oleh publik awam.

 

Musik pop dibuat lebih easy listening, tidak rumit, lirik-lirik populis, dan dengan musik yang simple namun dengan sedikit irama menarik yang diulang-ulang. Pop sangat jamak mencampur berbagai macam aliran, yang penting sedang ngetrend di masyarakat. Itulah generasi pop culture… Yang sedang digandrungi orang banyak, itulah yang menjadi acuan.

Desain suzuki gsx150 bandit hasil dari kombinasi beberapa motor suzuki ( dimata ngadimin motor suzuki ibaratnya musik rock ) yang dijadikan satu. Dengan basis motor gsx150 series, bagian subframe dibuat lebih landai untuk mengakomodir jok belakang lebih bersahabat untuk boncenger. Dari sini saja sudah terlihat motor ini dibuat lebih merakyat…. Mengakomodir boncenger dari sebelumnya yang nungging.

Desain headlamp gsxs150 yang dianggap sangat suzuki, dibuat lebih populis dengan headlamp satria FI yang model spartan. Ini juga menunjukkan targetnya adalah masyarakat awam….bukan fans konservatif suzuki. Begitu pula dengan stoplamp juga mengambil desain ayago suzuki tersebut.

Sektor bodi samping buritan mengingatkan ngadimin akan motor suzuki gixxer 150 india. Diambil desainnya untuk mengikuti alur jok tandem.

Diluar itu, semua sama plek dengan suzuki gexs150, termasuk shuttle key, dashboard speedo, footstep depan belakang, serta knalpot, meskipun sedikit berbeda di cover mufflernya. Sedangkan sektor ban disesuaikan dengan peruntukannya, yaitu motor kommuter berbagai medan.

Jadilah suzuki gsx150 bandit menjadi sekelas dengan cb150 r, atau vixion 155. Motor naked kommuter. Berbeda dengan suzuki gsxs150 yang benar-benar sport naked. Dulu pernah ngadimin buatkan artikelnya, meskipun istilah real sport naked ala gsxs150 masih sangat asing terdengar.

Pemakai Suzuki GSX-S150 Memang Beda…Mereka Enthusiast Motor

Review GSX-S125 MCN, Sama Dengan Deka : Lebih Dari Sebuah Motor Commuter

Pertanyaannya kenapa kok menggabungkan beberapa desain motor yang sudah ada sebelumnya? Kenapa tidak dibuat dengan core tersendiri? Hal ini membuat suzuki gsx150 bandit tidak mempunyai ruh kuat, motor dengan karakter yang menonjol. Kalau boleh menebak, ya karena alasan awal tadi… Motor ini dibuat untuk generasi pop culture… Orang awam…. Pop culture tak butuh karakter kuat. Yang penting populis, mengikuti trend yang berkembang. Berbeda dengan musik klasik rock yang cenderung konservatif, berkarakter kuat… Namun sebagian besar publik awam merasa asing.

Hal ini juga pernah ditempuh oleh pabrikan mobil, Nissan. Saat Nisaan Silvia dan Nissan SX180/240 booming. Nissan membuat differensiasi populis dengan menggabungkan keduanya menjadi Nissan Sileighty… Bagian buritan SX180 dan facia, depan silvia…..

Problem utamanya, sebenarnya bukan soal desain. Tapi ada nama bandit disitu. Buat penggemar motor, suzuki khususnya, mereka tahu, suzuki bandit itu seperti apa ruh desainnya.

Namun kembali lagi, sasaran utamanya memang bukan untuk fans suzuki konservatif, namun untuk publik umum. Ini menunjukkan bahwa nama ” BANDIT ” memang keren dan menarik minat publik. Meskipun masih kontroversi bagi pengamat motor, tapi yang penting terkenal. Bukankan artis sekarang terkenal ada yang memanfaatkan sebuah kontroversi? Kembali langkah ala pop culture yang dipakai.

Jadi buat fans berat suzuki, kali ini harus minggir dulu. Suzuki gsx150 bandit sementara ditujukan untuk publik awam, segmen yang sama dari cb150 dan vixion. Jadilah suzuki gsx150 bandit yang bukan suzuki bandit. Buat suzukiphilia, motor nakednya suzuki ya GSX-S150… Ini baru karakter suzukinya kuat.

Semoga bermanfaat

Wassalamu’alaikum