Starter Suzuki Nex II, Masih Bletak? Apa Alasannya?

suzuki

Yola dulur yang budiman….. ada sebuah pertanyaan klasik akan suzuki NEX II. sebuah fitur yang dianggap paling annoying, atau mengganggu. Bukan mengganggu secara fungsi, tapi secara estetika…. Sektor stater. Lho bukannya stater sudah memakai fitur ESS atau easy start system dimana sekali towel tombol mesin otomatis nyala seperti gsx150 series dan mogenya? Betul… bukan itu, meski masih disektor yang sama, stater. yaitu suara “bletak” itu.

Jika soal suara saat stater awal sih, maaf dengan agak berat hati ngadimin bilang : suara “bletak” masih hadir. Memang ini nampak seperti ketinggalan jaman jika dibandingkan dengan si silent stater esp, atau minimal mio generasi baru. Ada beberapa alasan kenapa suzuki seperti enggan menyempurnakan suara stater tersebut.

Yang pertama, jika suzuki ingin merubah sistem stater silent seperti milik esp, bisa saja… suzuki bisa melakukan itu, kata narasumber 78deka.com. Itu seperti membalik arus listrik dari aki kembali ke arah spull, sehingga mesin berputar, dan menyala lagi…. Begitu pula stater yang memakai gear stater, tapi suaranya halus, itu juga sebenarnya bisa dilakukan. Tinggal membuat saluran oli yang merendam gear stater, sehingga suara stater lebih adem. Tapi itu jelas membutuhkan waktu dan uang untuk riset ulang.

Suzuki tetap mempertahankan sistem kering di stater mereka, karena dengan cara seperti itu, jika ada perawatan soal stater sistem, pemilik motor tidak harus mengeluarkan biaya lebih karena sistemnya sederhana, tidak perlu bongkar mesin terlalu dalam , ganti seal oli dan lain-lain. Jadi suzuki mempertahankan sistem stater nex yang lama. Include suara bletak tadi.

gulf oil

Tapi itulah jalan yang harus ditempuh demi terciptanya metik dengan harga murah, termurah dikelasnya. Bahkan bikin segmen baru, sepeninggalnya TVS Dazz. Metik entry level low price. Jadi absennya beberapa fitur seperti SSS, parking lock brake, stater halus memang tidak dikhawatirkan suzuki. Karena dari awal mereka memang tidak membenturkan NEX II dengan beat atau mio M3. Suzuki NEX II berdiri sendiri di kelas low price. Suzuki lebih menjual ke kualitas produk, kebandelan mesin, easy maintenance, oprekable, dan gampang dimodifikasi. Ibaratnya ngasih bahan yang dasarnya sudah bagus dan mudah dimodifikasi.

As simple as it Bro…… kata beliau. Jadi memang tidak dibuat untuk merusak pasar metik entry level nih? Doi menjawab :  Enggak lah…. sama-sama cari makan, ngapai gangguin pihak lain, kita itu yang penting punya produk, kita jual sesuai target yang disetujui pusat. Soal perebutan pemimpin pasar? ahh… yang penting produk kita diterima pasar dulu lah….. “. 

Saat ditanya, apakah tidak ingin membuat produk yang sempurna?, kembali beliau balik tanya : ” Produk yang sempurna itu seperti apa? Terus jika bisa membuat produk sempurna, Siapa yang kuat dengan harganya? “.  Ya sudahlah… kalau ngobrol dengan orang marketing memang sungguh licin alasannya, jadi ngadimin sudahi pertanyaan dan guyon ngalor ngidul saja.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum