Sport Suzuki 250CC Sejauh Ini Nggak Akan Produk Lokal

gsx250r
suzuki

Yola dulur yang budiman…..sejatinya obrolan via wa dengan tukang pel pabrikan suzuki bukan saja soal supermetik suzuki seperti di artikel barusan saja. Ngadimin juga menanyakan bocoran soal sport 250 ccnya suzuki, gsxr250. Nah soal ini, doi menjawab belum pasti, sejauh ini belum kepikiran untuk menjadi produk lokal.

Memang sudah cukup lama suzuki gsxr250 terpendam di dalam kubur niat produksi. Terakhir gsxr250 muncul di akhir era 80an, dengan mesin gaharnya, 250 4 inline silinder. Setelah itu hilang tak berbekas saat pembatasan emisi dan pembatasan power di eropa dan amerika sono.

Yang mengharapkan kembali gsxr250 sebenarnya nggak cumak fans suzuki atau republik suzukiphilia indonesia saja, namun media-media eropa dan amerika juga sudah kangen. Memang barusan ada suzuki gsx250r yang diulas cukup bagus dan memuaskan oleh mereka, namun itu sebatas fun ridingnya, price, detail finishing yang cukup mewah. Dan mereka masih tetap kehilangan ruh sport suzuki….. “Bring track racing bike to street”. Klan gixxer murni….

Nah…kini demand motor sport 250/300 hanya diisi oleh trio jepang, kawak, honda, yamaha….suzuki masih absen ( gsx250r bukan klan gixxer ). Ini yang mereka nanti, real gsxr250. Hanya gsxrlah yang dianggap bersanding dengan zx, cbr, atau R series.

gulf oil

Apa hubungannya depan produksi lokal? Dari berbagai sumber, pasar motor 250 cc lebih meriah pasar global diluar indonesia. Ini jelas akan berpengaruh ke mana base production akan berasal. Apakah pabrik suzuki Indonesia mampu? Bicara mampu jelas mampu saja secara Quality….bagaimana secara quantity? 

Jikalau daya serap atau segmen 250 cc begitu masive dimarih, tentu sambil pejam mata juga akan diproduksi disini. Mau dilokalin juga hayuk aja…pasarnya gedhe…. Namun melihat demand pasar sport 250 cc yang seupil, apa mau take a risk produksi disini? Padahal ada pabrik suzuki yang sangat kapable juga…di thailand…….

Belum lagi pembagian kubikasi menjadi 2….250 dan 300 cc….. Nambah line produksi lagi…..Jadi melihat berbagai macam problem seperti itu, sepertinya cukup berat jika gsxr250/300 akan menjadi produk lokal Indonesia….paling dekat ya thailand…. Buat produk global…. Sedangkan di Indonesia, paling juga CKD….lebih low risk, walau mau nggak mau harga lebih mahal. Tapi itulah resiko segmen motor yang sempit, harganya tinggi. Beda dengan produk entry level yang menganga seperti mulut fansboy eh…buaya.

Kemudian ada yang lebih penting lagi. Karena untuk pasar global, eropa dan amerika, maka mimpi, angan-angan seperti artikel sebelumnya akan tetap menjadi seperti itu. Mesin 4 silinder untuk pasar eropa dan amerika susah menembus regulasi yang condong ke mesin 1 atau 2 silinder. Jadi jika anda masih pengin bermimpi gsxr250 4 silinder, untuk sementara tarik selimut lagi dah…biar tetap bisa bermimpi indah…  :mrgreen:  .

Jadi, jika anda ingin gsxr250 diproduksi disini, berdoa saja turun mukjizat, pasar 250 cc meledak di marih…taroklah 8000 unit per bulan…. Baru deh minta gsxr250 diproduksi lokal. Jika bukan mukjizat yang turun, yah paling juga mukidi yang turun…..

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum