Sonic K-56 Stroke Panjang…Lha DOHC-nya Buat Apa ?

suzuki

Yola dulur…. ayago baru AHM dengan kode project K-56 atau sering disebut dengan sonic reborn dan cs-1 reborn sudah pasti akan menggunakan mesin dengan cam ganda atau dohc. Soal dohc ini jelas nggak mengagetkan karena ahm sendiri punya basis mesin dohc 150 cc yaitu mesin cbr150 dan cb150sf. Justru kejutan dari ahm adalah ukuran ruang bakarnya alias bore-stroke yang perbandingannya jauh berbeda dari mesin cbr amupun cbsf.

sonic k56
sonic k56

Mesin sonic k-56 ini akan punya stroke panjang hampir mirip mesin Vixion, yaitu sekitar 57 mm. Dengan stroke ukuran segitu, berarti dengan kubikasi 150 cc maka mesin akan mempunyai ukuran square. Hampir mirip dengan vixion, namun vixion lebih penjang sedikit ukuran strokenya dibandingkan diameter bore. Nah di sonic ini bener-bener square sedikit overbore.

Pendekatan ahm tentang mesin sonic dengan stroke 57 ini jelas akan mengejar faktor akselerasi. Stroke panjang berarti kita bicara torsi, torsi kita bicara tarikan atau akselerasi, dan tentunya lebih irit bahan bakar. Puntir gas dikit, motor akan ngacir, sebuah hasil yang nggak mungkin diperoleh dari mesin overbore. Dengan mesin kaya torsi berarti kita nggak perlu main rpm tinggi-tinggi amat untuk memperoleh power maksimal.

mesin dohc
mesin dohc

Pertanyaan yang timbul justru dengan cam dohc yang bakalan digendong. Kalau konfigurasi mesin udah square atau punya langkah relatif panjang, fungsi dohc-nya terus buat apa? Bukan kenapa….. logika deka bilang fungsi dohc adalah agar pengaturan buka tutup klep nggak kelimpungan untuk melayani putaran mesin tinggi ( katakanlah 10.000 rpm up ). Saat rpm tinggi, dengan adanya poros kem ganda maka akan memperingan kerja mesin untuk suplai bbm maupun buang sisa pembakaran. Otomatis mesin akan lebih anteng saat rpm tinggi untuk mengail power.

Lha kalau mesin square itu dengan rpm 8000-9000 udah cukup untuk mendulang power, mau dipaksain sering main rpm diangka 10.000-11.000 juga riskan ama batas piston speed, itu dulu yang sering deka rasakan saat tunggangan masih si Tiger tahun 2008. Berbeda dengan mesin overbore yang memang mengailnya di rpm tinggi. Kehadiran dohc sangat membantu kerja mesin. Makanya paling sering dohc akan dikawinkan dengan mesin overbore. Kalau overstroke, mahfumnya dikawinkan ama sohc multivalve.

Nah…. di sonic ini kubikasi 150 cc, stroke 57an, mau dibekali dohc. Lha fungsinya buat apa ya ?? mesin square nggak butuh rpm tinggi-tinggi amat. Apakah hanya mau jualan spek dohc? mengurangi beban kerja kem ? mengurangi getaran mesin? Bener-bener deka kagak ngerti maksud ahm… mungkin dulur sekalian ada yang bisa bantu maksud ahm tersebut? silahkan dishare saja.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

gulf oil