Soal Recall Resmi, Kembali Yamaha Menjadi First Mover

suzuki

Yola dulur yang budiman….. kembali ke tema recall motor di negeri tercinta ini. Recall motor atau penarikan kembali motor yang sudah dibeli untuk diatasi defectnya, sebelumnya dilakukan secara tersamar atau sembunyi-sembunyi. Namun tak disangka, yamaha melalui YIMM melakukan langkah berani dengan mengumumkan secara terang-terangan. Jelas ini adalah yang pertama kali sebuah pabrikan motor dimarih melakukannya…. First mover.
image

Seperti yang deka ulas di artikel sebelumnya, alasan pabrikan melakukan recall secara diam-diam karena kondisi yang masih banyak efek merugikan bagi mereka saat melakukan recall. Program recall digunakan oleh pihak tertentu untuk merusak brand image priloduk yang direcall.

Namun YIMM melakukan langkah penuh tantangan ini sehubungan dengan kasus defect gear pompa oli yang punya resiko untuk mallfungsi, bahkan terjadi di satu motor yzf R-25 di malaysia. Setelah ada instruksi dari yamaha jepang, hari itu juga YIMM mengumumkan untuk semua pembeli motor sport 250 cc tersebut segera ke diler untuk dilakukan perbaikan.

Setahu deka, ini pertama kalinya pabrikan yang melakukan recall secara resmi dan terbuka. Yamaha sepertinya sudah mengambil keputusan yang untuk take a risk, menanggung resiko pasca keputusan. Dan memang efeknya langsung terlihat, di media blog, banjir bully-an bernada miring ke pabrikan garpu tala. Sebuah kewajaran karena sebagai pelaku pertama dan sebelumnya belum dilakukan.
image

Ada sebagian pihak yang berpendapat bahwa langkah YIMM ini karena tekanan dari yamaha jepang. Jika tidak ada, belum tentu yimm melakukannya. Well…. Minimal ada 3 hal yang bisa menyangkal alasan tersebut. Pertama jelas, yimm menjadi first mover soal recall resmi itu fakta karena sudah kejadian, apapun alasan dibalik keputusan tersebut. Yang kedua, yamaha R25 adalah produk global yang dilroduksi di sini, jadi jika ada kasus di dunia  yang mengharuskan recall, jepang akan mnginstruksi hal tersebut ke yimm, sebagai pembuat. Dan yang ketiga, jelas yimm nggak bisa seenak udelnya sendiri melakukan recall tanpa perintah yamaha jepang, secara yimm adalah perpanjangan yamaha jepang langsung….jelas semua kebijakan strategis harus seijin jepang.

Langkah yamaha ini seperti merobek segel “tabu” tentang recall resmi, yang sebelumnya dianggap aib, kini yamaha melakukannya. Jika nantinya terjadi pada pabrikan lain, maka tekanan tidak akan seberat yamaha sekarang. Itulah resiko menjadi first mover…. Salut.

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum