Seberapa Berisik Bobokan Knalpot GSXR150 Ala Abenk Jika Diukur? Berapa Konsumsi BBM?

suzuki

Yola dulur yang budiman….Setelah postingan artikel tentang bobokan knalpot standar gsxr150 di abenk racing muffler, banyak yang menanyakan seberapa keras bunyi knalpot tersebut? Seberapa besar konsumsi bbm terkoreksi? Kebetulan ngadimin sudah mengujinya saat melakukan perjalanan dari bogor-jakarta PP.

Di artikel sebelumnya, ngadimin bilang, pengin suara knalpot yang ngebass adem, tapi tidak berisik. Hal ini dikarenakan memang ngadimin sendiri tidak suka dengan knalpot blar-blar. Mengganggu lingkungan, sering bikin jengkel pengendara lain, dan tentunya menjadi daya tarik polisi untuk menilang, bahkan bisa kejam…langsung potong di tempat.

Cara Membuat Suara Knalpot Gsx-R150 Ngebass Merdu Anti Berisik Ala Abenk

Diterangkan bahwa suara knalpot si gipsy danger terdengar empuk, pulen, ngebass saat idle. Saat rpm naik, suara tidak ikutan lebih keras, namun hanya frekuensi suaranya saja yang lebih rapat. Pertanyaannya, seberapa besar suara bobokan knalpot ini saat diukur dengan alat ukur? Kebetulan ngadimin punya softwarenya.


Memang software android ini bukan alat ukur baku, namun cukuplah menjadi parameter kira-kira. Saat dinyalakan, dan hape didekatkan di dekat silencer, rpm mulai dinaikkan sampai 13.000 rpm beberapa kali. Dari alat ukur, angka db tertinggi menunjukkan angka 90.

Nah…padahal batas kebisingan knalpot untuk motor kubikasi sampai 170cc adalah 90. Taroklah alatnya nggak akurat, aslinya 100 db pun,asih belum dianggap berisik.

Kemudian apakah bobokan knalpot ini berpengaruh ke konsumsi bbm? Wajar karena dengan knalpot lebih plong, maka konsumsi bbm akan meningkat karena tendangan balik dari knalpot ke ruang bakar berkurang. Ini ngadimin uji dengan perjalanan dari bogor ke pasar minggu jakarta. Uji dilakukan di malam minggu dan senin pagi. Kondisi jalan wajar, beberapa spot terjadi kemacetan dan padat merayap.

Gaya berkendaranya standar, normal kalem, tidak bermain di rpm tinggi, paling antara start sampai 8000 rpm. Saat berangkat ke jakarta, di daerah cijantung ngadimin berhenti karena ada transaksi SPARKĀ®. Saat itu pula ngadimin foto odo km dan konsumsi bbm si gipsy danger gsxr150. Diperoleh jarak 36,8 km dan konsumsi bbm sebesar 46km/L

Kemudian, pengujian kedua, yaitu di hari senin pagi, kondisi jalan padat merayap dari pasar minggu sampai pasar rebo, kemudian ramai lancar sampai bogor. Style berkendara tetap sama. Hasilnya diperoleh jarak 41,4 km dan konsumsi bbm 45 km/L.

Dari hasil 2 pengujian ini, angkanya identik, tidak begitu terpaut jauh, 46 dan 45 km/L. Kita anggap saja sama. Nah apakah ini menunjukkan penggunaan knalpot bobokan membuat konsumsi bbm boros? Kalok parameter subyektif ngadimin sendiri, tidak begitu signifikan…sangat-sangat tipis dengan capaian knalpot standar dulu, dimana angka tertinggi ngadimin ada di 47,6 km/L. Ini sudah cukup membuat ngadimin puas…..Nggak berbengaruh drastis, anggap saja menjadi 35 km/L.

Demikian pengujian sederhana knalpot bobokan suzuki gsxr150 dari 78deka.com. Kembali acungan jempol, ngadimin kasihkan ke Abenk Racing Muffler….Cocok dengan selera ngadimin…….

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

gulf oil