Say Goodbye To HRC, Reaksi Berantai Pedrosa…. Lorenzo Kah Penggantinya?

pedrosa

Yola dulur yang budiman… saat mendengar info dani pedrosa tidak diperpanjang kontraknya oleh HRC, ngadimin mengerem sesaat untuk membuat artikel. menunggu statment resmi sang runner up abadi motogp ini. Benar juga, tak berselang lama, pedrosa mengatakan say goodbye ke HRC. Dan ini tentu akan menimbulkan reaksi berantai di lowongan pembalap. Apakah Lorenzo penggantinya?

Ya… Pedrosa secara resmi mengatakan tidak akan di team HRC musim depan.

‘After announcing the end of my relationship with HRC at the end of this year, I would like to say that I will have more information regarding my future at the Grand Prix of Barcelona. Once again, I want to thank HRC from the heart for all of these years we worked together, for all the personal success, and professionalism from their side, and for having always respected my priorities and my decisions.”

Statment ini sudah cukup sebagai perwakilan bahwa pedrosa mengakhiri hubungannya dengan HRC. Di lain sisi, siapakah penggantinya? Untuk menunjuk Crutchlow kok masih belum ada tanda-tanda. Ada hal unik kenapa Crutch tidak menjadi opsi HRC sebagi tandem Marquez… Dia pembalap blak-blakan… HRC yang penuh rahasia tentu tidak suka dengan tipikal pembalap seperti ini.

Opsi memulangkan Dovizioso sudah dicoret, karena dia sudah memperpanjang kontrak bersama Ducati. Untuk memilih jack miller pun, dia juga nggak melirik ketertarikan HRC. Joan Mir juga idem, lebih suka gabung suzuki untuk mengembangkan skill-nya. Opsi pembalap mumpuni yang ada tinggal Lorenzo yang masih misterius akan kemana. Dia bilang ada team dengan motor bagus musim depan. Orang banyak yang menyangka akan menjadi team satelit yamaha dengan konsorsium dari Malaysia sebagai pendana utama.

namun ternyata konsorsium itu sendiri masih bilang : masih jauh untuk membuat sebuah team, mereka bahkan belum mengontak baik kubu yamaha ataupun lorenzo. Satu-satunya team tertuduh ya HRC… Dimana team ini dulu sempat getol menawar lorenzo untuk gabung. Di sisi lain, kita tentu pernah ingat bagaimana mesranya lorenzo dengan marquez di musim 2015 yang kontroversial itu.

Kendala utamanya, Lorenzo adalah pembalap egois tinggi yang selalu ingin menang… tentu ini akan membuat bara dalam sekam dengan Marquez… yang merupakan anak emas HRC. Dia digadang-gadang memecahkan semua rekor Rossi dan menjadi legenda baru pengganti Rossi. Tentu masih butuh kemenangan. Apakah Marquez mau berbagi kemenangan dengan Lorenzo? Sangat menarik diikuti jika Lorenzo bergabung dengan HRC. Dan kemungkinan yang paling masuk akal memang dia.

pedrosa

Terus mau kemanakah Pedrosa…. ngadimin sing diam-diam berdoa dia gabung team suzuki ( kecil sekali kemungkinannya, kecuali pihak hamamatsu memveto ulang kerjasama dengan joan Mir ).

Nampaknya pasar pembalap musim ini seru untuk diikuti.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

gulf oil