Rins Pilih Tak Layani Permainan Tak Respek Marquez

suzuki

Yola dulur yang budiman…. Punya waktu untuk ngeblog lagi, kita obrolkan kejadian hangat di motogp menjelang seri Brno. Pada sesi qualifikasi, Rins merasa Marquez melakukan permainan tak respek ke pembalap lain. Namun Rins memilih tak melayaninya.

Di saat qualifikasi tersebut, kondisinya setengah basah dan setengah kering. Dalam satu momen, marquez sudah mempunyai keuntungan, dimana dia sudah memakai ban slick dibuntuti oleh Jack Ass, dan bakeryman Rins.

Marquez melebar dan menoleh ke belakang ( harusnya tahu ada jack dan rins ). Disaat jack sudah menyalip, marc langsung menutup line ketika Rins mau takeover…. Ini sepertinya membuat rins gusar. Dan di tikungan 7, marc sedikit melebar dan rins takeover dengan sedikit senggolan bodi.

Sepertinya marc gantian marah. Ketika masuk pit, dimana rins didepan marc, marc menyalip tapi tangannya sambil mendorong tubuh rins….

Dari ulah marc tersebut, rins melalui team melayangkan protes ke pihak penyelenggara…. Menyatakan bahwa marc melakukan hal yang tak respek ke pembalap lain. Bahkan ketika dia punya kecepatan yang lebih ( ban slick ) tapi marc seperti tak pernah peduli dengan pembalap lain. Marc dianggap memancing kerusuhan ( permainan emosi ).

Seperti dinukil dari motorsport.com

Recalling what happened with Marquez on track, Rins said: “It’s a tricky thing, no? Because for sure he’s now one step ahead of everybody. He put the slick tyre on and he was super-fast.

“But I think he has no respect for the other riders. He is riding on his way.

gulf oil

Ya dari dulu emosi marc memang seperti itu. Dari rumor dibalik paddock, dari muda dulu marc punya penyakit ” pendendam “. Dengan bakatnya yang luar biasa, dia merasa paling cepat, di dunianya sendiri. Sehingga pembalap lain dianggap tak ada. Jika ada pembalap lain yang menghalangi, maka tak segan untuk menyingkirkannya, meskipun dengan kontak bodi atau adu nekat. Sehingga sering melakukan hal yang dianggap pembalap lain sebagai ” tak beretika, tak respek “.

Asked if he felt Marquez was trying to intimidate him, Rins replied: “Can be, yes, because it’s not the first time. Everybody knows Marquez, and everybody knows he has an incredible talent.

Namun berikutnya, rins memilih untuk tak melayani permainan intimidasi marquez. Toh jarak poin jauh, 80 poin. Jika rins dalam jarak perebutan juara, rins bilang akan melayani pwrmainan marc. Namun sekarang tak ada keuntungannya. Rins dan team punya misi tersendiri.

Dari statment marquez sendiri, seperti sudah ditebak dan tak pernah memberikan empati ke pihak lain. Jawabannya dilihat dari sudut kepentinganya sendiri. Seperti ” aku tak melihat dia, hanya jack miller “. Dan ” bukan hal penting, karena aku tak kehilangan waktu di insiden itu “.

Berikut ini sedikit insiden yang terekam oleh kamera

Semoga bermanfaat

Wassalamu’alaikum

Be the first to comment

Leave a Reply