Review MotoGP Argentina : Faktor Ban Dan Senjata Rahasia Bikin Honda Dominan

motogp argentina
suzuki

Yola dulur….. mengikuti race motoGP seri Argentina, deka dari lap dimana Marquez posisi kedua udah yakin bocah alien ini bakal menang lagi.

Motogp_Argentina_2014_portada

Yang meleset hanya posisi runner-up dan ketiga, ane kira bakalan diisi Lorenzo dan Pedrosa, eh ternyata kebalik šŸ˜€ . Awalnya balapan memang berjalan seru dimana Hohe menunjukkan skill startnya dengan baik dimana doi langsung memimpin di depan. Terjadi juga cucuk-cucukan khas balapan moto 2 yang melibatkan Lorenzo, Ianonne, Bradl, dan Rossi.

Namun karena faktor belum machingnya ban dengan settingan motor M1-nya Rossi seperti kehilangan line saat masuk tikungan. Puncaknya saat ada kejadian dimana Rossi bermasalah saat mendapatkan line menikung , disodok oleh Bradl sehingga sampai keluar dari aspal. Ah….hangus harapan ane ngeliat Lek Rossikin berebut podium, kalau melihat gaya Rossi yang membalap dengan planning, sehingga sebuah aksiden kecil seperti itu bisa merusak rencana awal. Dan meskipun berusaha sekuat tenaga tetep tidak bisa ngudak barisan Marquez, Lorenzo dan Pedrosa.

Repsol-Cota-2014-1

Back to topic…. kenapa Honda begitu perkasa pada balapan sampai seri ini?? Ā menurut pengamat kampung ini ada 2 faktor utama yang menyebabkan itu, kalau bicara diluar skill pembalap, kaga perlu lagi meragukan kapasitas trio spaniard tersebut. Ā Faktor tersebut adalah kesesuaian ban dengan motor dan ” senjata rahasia ” HRC, ya…sebuah senjata rahasia, kalau bro-bro menyebut ini adalah SSG atau seamless shift gearbox, ane punya pendapat lain. Lain kali saja untuk bahan sebuah artikel terpisah šŸ˜€ .

Ya faktor ban sangat berpengaruh pada balapan kali ini walaupun tidak senampak waktu balapan Austin kemarin. namun tandanya bisa di lihat dari semakin melorotnya Lorenzo dan akhirnya dibalap oleh Daped, ya karena doi memilih ban medium depan, tapi nyatanya sama dengan pilihannya Daped kan? Saat slow motion pun kondisi bannya juga masih bagus menjelang akhir balapan. Namun beberapa momen, khususnya menjelang masuk tikungan beberapa kali seperti keluar dari line, lebih nampak lagi saat lap-lap awal yang terlihat pada kasus Rossi, dimana M1 seperti susah untuk mengikuti race line yang diharapkan.

gulf oil

mm gp argentina 14

Berbeda sekali dengan RCV yang dari awal lap sampai akhir seperti stabil memasuki tikungan, bisa dilihat dari race-nya Pedrosa dan Marquez, meskipun di akhir-akhir lap, menunjukkan ke-khas-annya dengan rear slide-nya, tapi bukan karena faktor ban, memang style-nya seperti itu. Apalagi ditunjang dengan karakter sirkuit yang cepat ini membuat RCVĀ begitu dominan, dimana sebenarnya ini adalah spesialisasi M1 beberapa tahun yang lalu, namun secara total performa, RCV mengungguli telak M1, baik secara chasis dan performa mesin. Mungkin hanya handling yang masih unggul M1.

mm juara argentina
mm juara argentina

Bicara soal cepatnya RCV melahap tikungan baik tikungan cepat maupun lambat adalah berkat senjata rahasia tersebut. Well… after all balapan yang seru kali ini, melihat telatennya Marquez ngintiliĀ Lorenzo dan saat timing pas ngebalap dan melesat jauh adalah gaya cerdas pembalap juara. Begitu juga ngototnya Daped nguber Lorenzo juga patut mendapat perhatian lebih, begitu juga usaha Rossi yang terpental di urutan 6 dan berjuang sampai mendapatkan posisi 4. Khusus Lorenzo, bagus juga usaha kebangkitannya dari keterpurukan. Sudah ngotot mempertahankan posisi dari Marquez, tapi apa daya Motornya kalah kelas dibanding RCV…. (maaf FBY… ane berusaha jujur šŸ˜€ ).

So… sampai kapan kedigdayaan HRC team dengan RCV dan pembalap aliennya??? Kita nantikan balapan berikutnya bro…..

Bonus…. FASTER….BY WITHIN TEMPTATION

Semoga bermanfaat

wassalamualaikum