Resep Rahasia Pabrikan Suzuki : Balance

suzuki

Yola dulur yang budiman… Jika anda sebagai enthusias motor dan merasakan motor suzuki, maka akan mendapatkan diferensiasi riding dari merk lain. Motor suzuki itu enak dikendarai, hampir seluruh jenis motornya. Keseimbangan, atau rideability enak, atau dengan bahasa lain balance. Tentu ada sebabnya, resepnya.

Yang dimaksud balance yaitu menyuguhkan motor yang lebih mudah dikendarai secara menyeluruh, baik kontrol ataupun manuver. Dari reverensi-reverensi motor gede pun, sebagian besar motor suzuki paling enak kontrolnya, atau rideability nya dibandingkan motor sekelas lainnya.

Balance tidak harus paling kencang, paling stabil, paling lincah. Tapi semua menyatu menjadi satu paket motor yang imbang di segala aspek. Misalnya : membuat motor kencang, tapi harus mudah dikontrol. Makanya pihak suzuki kadang mengorbankan speed karena harus seimbang dengan kontrol dan manuver.

Ini adalah filosofi dasar para boss hamamatsu ketika mau membuat motor suzuki. Hal ini ngademin temukan di statment boss team suzuki ecstar, David Brivio. Lho? Kok motogp? Iya…. Di motogp ternyata team suzuki ecstar bisa membuat kemajuan signifikan dalam membangun suzuki GSXRR 2019 setelah diskusi dengan sesepuh hamamatsu, ketika brivio dipanggil ke pabrik suzuki.

davide brivio

Disana, brivio diingatkan oleh para tetua klan suzuki : ” filosofi suzuki adalah membuat motor yang balance, 

So, the philosophy of development is a crucial part of this process of improvement, because “in Suzuki the priority has always been to find a well-balanced bike” as Brivio says. “This is part of our company culture, and at the moment it is rewarding us with positive results.

Dan setelah mengkombinasikan pendekatan ala eropa dan filsafat suzuki, jadilah suzuki gsxrr menjadi motor yang balance, bersahabat untuk rider karena sektor pengendalian atau kontrolnya. Bahkan mungkin untuk saat ini, gsxrr adalah motor motogp paling jinak dari semua peserta. Even diatas yamaha yang terkenal dengan kontrolnya.

Jadi filosofi pembuatan motor masal suzuki diterapkan di motogp. Tak heran kan jika sudah merasakan motor suzuki, maka saat mengendarai motor lain jadi terasa banget bedanya.

Karakter dasar seperti itulah kenapa suzuki enggan membuat sebuah metik yang akselerasinya njengat. Karena pada dasarnya metik itu mengutamakan smooth dan kenyamanan.

Semoga bermanfaat

Wassalamu’alaikum

 

gulf oil

1 Komentar

  1. Setuju. Saya 2 kali pinjem shogun punya temen, satu shogun sp fd, satu shogun rr. Sama2 kondisi kurang sehat di segala sektor terutana kaki2. Tapi entah kenapa dikendarai masih anteng aja dibawa lari 90kmph.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*