Preview MotoGP jerez Spanyol 2018 : Marquez Juara Atau Crash, Suzuki Kuda Hitam.

suzuki

Yola dulur yang budiman… menjelang motogp seri jerez, mari kita obrolkan preview berdasarkan dua hari free practice dan qualifikasi. Namanya juga preview amatiran, jadi bukan masalah keakuratan, tapi sekedar obrolan untuk memperseru antusiasme menyongsong race utama nanti. Dari kacamata ngadimin sih, kelihatannya yang menang akan berKTP Spanyol, namun suzuki bisa menjadi kuda hitam. Sedangkan marquez sepertinya akan jadi pemenang, atau tidak sama sekali karena jatuh.

Lho kenapa marquez jatuh? apa karena dia dua kali jatuh terus jadi jaminan kalau di balapa nanti juga akan jatuh lagi? Bukan begitu… ini adalah kemungkinan. Marquez sangat cepat di sirkuit ini, meskupun tidak menyandang pole position dan hanya urutan 5 saat start, namun dia sangat stabil catatan waktunya selama free practice. Namun start urutan 5 bukanlah malapetaka. Tidak ada 1 lap bisa saja dia langsung menjadi yang terdepan. Namun itulah kuncinya, jika tidak hati-hati atau malah terbawa emosi, ” sesuatu ” akan terjadi lagi, dan dia crash… kejadian di tempat yang sama, crash dengan cara yang sama pula.

 

Seperti yang saya singgung di artikel kemarin, free practice 4. Sirkuit jerez yang tidak membutuhkan power maksimal motor karena banyak tikungan patah, straight tidak panjang, minim tikungan cepat, membuat motor RCV begitu jumawa dengan mesin V-4 nya. Lho Kenapa Ducati tidak? Ducati sebenarnya bisa bagus, namun minimnya trek lurus, dan keseimbangan motor hondalah yang membuat tenggelam motor-motor ducati. Namun yang paling tersiksa adalah pembalap motor 4 inline seperti yamaha dan suzuki. trek yang mengandalkan akselerasi, jelas membuat mereka empot-empotan.

Tapi kenapa team suzuki dijadikan kuda hitam? bukannya empot-empotan? Bukannya start dari urutan 6-7 ? Ya…. namun masih ingat faktor Winglet unik suzuki yang pernah kita bahas dulu? Dan yang penting, para pembalapnya tahu sejauh apa motor suzuki GSXRR bisa dipush sampai mentok. Dan yang menggembirakan Alex rins kemarin satu-satunya pembalap yang memakai kombinasi ban Hard depan, dan medium belakang. Sedangkan Iannone  hampir sama dengan pembalap lain, kombinasi hard-soft dan sebagian pembalap lain memakai medium-soft.

Kuncinya, adalah cuaca, jika nanti balapan suhu aspal panas terik, maka suzuki akan menjadi kuda hitam, khususnya alex rins. Dia sudah mempersiapkan balapan dengan ban hard-medium dan gap waktu hanya selisih 0,3 detik dari crutchlow pemegang pole yang memakai ban Hard-soft. Jelas daya tahan ban saat panas lebih unggul Rins. Pembalap cepat seperti Lorenzo dan Zarco walaupun catatan waktunya bagus, namun mereka memakai ban medium-soft saat kualifikasi. Jika nanti kondisi panas terik dan memaksa mereka ganti ban, jelas akan beda cerita. Atau malah memaksakan ban sama seperti kualifikasi, maka lap-lap akhir mereka akan tersiksa karena faktor ban.

So… pemenang jerez tahun ini sepertinya tidak jauh dari motor honda atau KTP Spanyol. Bisa pedrosa, marquez, cruthlow, lorenzo, atau bahkan Rins. Minimal itulah pengisi podium.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

gulf oil

1 Trackback / Pingback

  1. MotoGP Seri Jerez 2018 : Blessing For Tucker Racers - 78deka.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*