Potensi Motor Suzuki GSXRR Justru Nampak Ditangan Alex Rins

suzuki

Yola dulur yang Budiman… Barangkali anda sedikit bertanya-tanya, kok malah Alex Rins? Bukannya yang mendapatkan podium 3 berturut-turut itu Iannone? Bukannya Alex Rins crash 3 kali selain podium di Argentina? Kok malah di tangan Alex Rins potensi motor Suzuki muncul?

Pembaca blog ini yang sudah lama mengikuti tentu akan lebih paham bahwa warung sederhana ini bukan sekedar memberikan sudut pandang alternatif, melenceng dari sudut pandang umum. Meskipun demikian, tidak asal nyablak, atau nggambleh tanpa dasar pemikiran. Belum tentu benar, tapi juga belum tentu salah.

Kita amati bersama, motor Suzuki GSXRR MotoGP yang ditunggangi Rins Crash tiga kali di seri Losail, podium di Argentina, crash di Austin, dan terakhir crash di Jerez. Namun tidak sekedar crash. Ada sesuatu di balik itu. Rins selalu crash saat di depan Iannone. Rins crash saat dia ada di rombongan depan.

Jika didalami lebih dalam lagi, Rins crash saat mengejar pembalap di depannya. Ini yang tidak bisa ditunjukkan oleh Iannone. Bertempur dengan pembalap rombongan terdepan. Oh iya, hanya sekali di Austin saat menyalip Marquez dan kemudian disalip kembali, kemudian bertahan mempertahankan kondisi ban.

Berbeda dengan Rins, dia berkata :

” Saya merasa motor ini punya potensi lebih, makanya saya mencoba push lagi. Saya bisa bersaing dengan rombongan depan.”

Crash nya Rins saat dia mempush Suzuki gsxrr sampai batas limitnya. Faktor emosi mungkin ada pengaruhnya, meskipun itu bukan hal yang dominan. Saat bertemu dua kali dengan Rins, dia adalah pembalap yang kalem, tidak meledak-ledak atau emosional. Dia pembalap dengan karakter kontrol emosi yang bagus.

Lantas kenapa dia sampai crash? Kalau boleh beropini, faktor pengalaman lah yang masih kurang. Karena selalu mempush motor sampai limitnya, maka faktor perubahan sekecil mungkin bisa membuat perbedaan….perubahan faktor eksternal kecil bisa membuat Rins crash karena dia membalap diatas limit motor.

Seperti apa yang terjadi di Jerez kemarin.

It’s hard to understand what happened because when I look at the data I was on the same line, I braked with the same intensity, had the same corner speed, but still I lost the front. So we need to try to understand more for the next races. We’ll have two days testing in Mugello and then we’ll head to France, I really like Le Mans and I know I will have a good rhythm and be able to battle.”

Saat melihat data, Rins melakukan breaking yang sama, line balap yang sama, corner speed yang sama, namun tetap saja kehilangan grip ban depan karena motor dipacu sampai limitnya. Dalam kondisi normal itu tidak akan terjadi crash. Dengan perubahan suhu aspal, hadirnya kotoran di aspal sedikit saja langsung membuat perubahan besar, tiba-tiba crash.
Bagaimanapun motor Suzuki GSXRR memang bukan motor mapan, ini adalah motor yang sedang dalam proses pengembangan. Baru tahun ini pengembangan ke arah yang benar. Rins akan lebih mudah menang mika memakai motor mapan seperti milik Marquez atau Pedrosa, namun dia tidak pernah komplain atau keinginan meninggalkan Suzuki…. Its simple answer…. He can growth better with Suzuki.
Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum