Peran Penting Filter Oli Di Mesin Motor ( Part 2 )

suzuki

sistempelumasan1

Yola dulur yang budiman…… melanjutkan artikel kemarin tentang peran penting sebuah filter oli di mesin motor. Kalau di artikel sebelumnya lebih membahas latar belakang dan fungsi oli di dalam mesin sehingga sebuah filter oli akhirnya dipasang di mesin tersebut. Maka artikel lanjutan kali ini akan lebih membahas aplikasinya dan efek jika sebuah mesin tidak dilengkapi oelh filter oli. Untuk yang belum membaca, silahkan cek artikel ini

Peran Penting Sebuah Filter Oli Di Mesin Motor ( Part 1 )

Pemasangan flter oli di mesin motor memang banyak keuntungannya, khususnya untuk long term condition sebuah mesin motor. Namun keberadaan filter oli bisa jadi malah menjadi bumerang, senjata makan tuan jika tidak diikuti oleh pemeliharaan dan replacing filter oli. Yang namanya saringan, maka fungsinya menyaring dari kotoran. Sedangkan kotoran tersebut bukan berarti hilang, namun terkumpul di saringan tersebut.

Berhubung filter berbahan dasar bahan berpori-pori, dan kotoran menumpuk di situ, maka di suatu waktu, filter tidak akan bisa bekerja lagi karena semua pori-pori tertutup oleh kotoran.  Karena pori-pori tertutup, maka oli tidak bisa melanjutkan perjalanannya mengikuti sirkulasi oli sehingga pelumasan mesin secara keseluruhan gagal. Bisa dibayangkan, mesin yang berputar cukup tinggi tapi kekurangan oli, maka friksi dan wear ( keausan ) terjadi di semua komponen mesin….. ujungnya, mesin bisa jebol….. out of work. Jadi penggantian filter oli sangat penting dan vital, menurut pakar oli reverensi deka, penggantian filter oli yang benar adalah berbarengan dengan penggantian oli mesin, yaitu tiap 7500 km jarak tempuh. Jelas ini berlaku untuk oli yang berkualitas bagus.

gulf oil

clogged-filter

Bagaimana jika sebuah motor tidak dilengkapi dengan filter oli? Memang tetap bisa bekerja seperti motor yang dilengkapi filter oli. Ini bicara short term condition. Efek mesin tanpa filter oli tidak nampak secara langsung, efeknya dalam bentuk tidak langsung, dan paling terasa adalah penyakit ekonominya. Ya… penyakit ekonomi, bukan langsung ke mesin, tapi secara ekonomi lebih menggerogoti keuanganan kita. Lebih sering ganti oli…. itu jawabannya.

Lha kok bisa? coba flash back cara kerja sirkulasi oli dan peran filter oli  mesin di artikel kemarin….. Jika tidak ada filter oli, maka, oli yang bercampur dengan kotoran serta komponen oli yang rusak akan tetap ikut bersirkulasi ke seluruh bagian mesin. Karena kondisi oli yang selalu bercampur dengan kotoran, maka akan mempengaruhi masa umur oli tersebut. EOL atau end of life oli akan lebih cepat tercapai daripada mesin yang menggunakan filter oli.

fuel dilution in oil
fuel dilution in oil

Amati saja, motor yang tidak dilengkapi filoter oli maka direkomndasikan oleh pabrikannya ketat dalam pergantian olinya. Bahkan sampai merk olinya saja harus dari bawaan pabrik. Dari seringnya ganti oli, itu merupakan lahan bisnis yang bagus untuk pabrikan. Apalagi jika konsumennya adalah biker awam, semua manut pabrikan…… Bagaimana jika anda punya motor yang tanpa filter oli? ya nggak masalah, tetap bisa bekerja seperti motor lainnya, hanya saja, selalu perhatikan kualitas oli yang dipakai, serta interval penggantiannya yang lebih cepat.

 

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

13 Komentar

  1. Sya user cbr 150 thai
    Taukan tuh motor gak ad filter oli
    Kalau sya liat buku panduan malah d suruh tiap 2000km atau 2 bulan skali
    Pakai oli bwaan
    (kalau sya mah udh murtad oli bawaan)
    Oli bawannya enak sampe seminggu doang
    Ad kok sesama pengguna cbr yg ganti oli cma 3-6 bulan sekali ttp sehat tuh motor
    Anggap aja dia aliran sesat
    Iywkm
    :S

  2. Artikelnya 99,9% akurat.. Pengalaman saya pake motor Suzuki Dr dulu yg ada filter olinya ga pernah mogok.mesin awet ga pernah rewel bahkan shooter sy ampe km 70500 masih fine2 aja. Bukti penggunaan filter oli yg nyata yaitu di Mobil. Mobil mesinnya lebih tahan lama krna pake filter oli kertas

Leave a Reply