Pembetonan Jalan Kita Masih Kurang Safety

suzuki

Yola dulur yang budiman….saat ngadimin observasi farm di daerah perbatasan bogor-banten, tepatnya daerah cipanas, ngadimin melewati jalan yang sudah diperbaiki. Jalan sekarang tidak berlubang dan enak dilewati. Sekarang jalan sudah dibeton. Namun dari kacamata deka, pembetonan jalan masih kurang safety.

Pembetonan jalan yang deka lewati mungkin bisa menjadi contoh dari pembetonan-pembetonan daerah lain. Hal ini juga ngadimin amati di daerah lain hampir-hampir sama. Proyek pembetonan jalan marak dimana-mana menggantikan jalan aspal. Mungkin karena pembetonan jalan bisa dilakukan oleh kontraktor kecil tanpa peralatan berat. Berbeda dengan jalan aspal yang perlu peralatan berat.

Padahal jauh lebih enak melewati jalan aspal daripada beton. Jalan aspal lebih memberikan traksi pada ban, dan yang paling terasa, jalan aspal lebih rata daripada beton permukaannya. Kalok dari omongan teman yang bekerja di infrastruktur sih, beton itu aslinya buat pondasi saja, lebih bagus dilanjut dengan pengaspalan.

Btw, mendingan lah dibeton daripada dibiarkan rusak berlubang. Namun yang dicermati adalah finishing pembetonan yang masih melalaikan unsur safety. Lihat saja sisi pinggir beton jalan, dibiarkan saja tanpa pembuatan jalur penyambung dengan tanah. Jadi jalan jadi curam tanpa pembatas. Meleng dikit bisa fatal, kendaraan nyemplung ke bawah. Jangan bicara motor, mobil saja bisa nyangkut tuh bodi… Kendaraan berbeban berat? Bisa ngeguling jika sampai ban keluar dari jalan.

 

Jika ada pembatas pagar, itu mendingan…ada tanda agar kendaraan tidak terlalu minggir. Lha kalok dibiarkan saja, saat kondisi alam mengurangi jarak pandang seperti hujan, kurang penerangan, kejadian kendaraan keluar dari jalan bisa terjadi. Dengan kondisi jalan beton seperti itu bisa fatal akibatnya. Beda dengan jalan aspal yang ketinggian bahu jalannya tidak curam seperti itu.

Seyogyanya,proyek pembetonan jalan harus dilengkapi penghubung antara jalan beton dengan permukaan tanah di sisi jalan. Ini agar sisi keselamatan tetap terjaga. Bagaimanapun nyawa sangat berharga daripada uang proyek pembetonan jalan.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

6 Komentar

  1. Iya, pembetonannya harusnya disertai dengan pengurukan tanah. Kalau bisa seluruh jalur dibeton karena sering kendaraan njeduk di sambungan beton karena sambungan tidak sempurna. Tapi beton itu solusi ideal untuk jalan yang tanahnya bergerak. Kalau aspal sering melintir melintir dan lubang,

    https://kupasmotor.wordpress.com/2017/02/26/bodi-shroud-dan-kondom-tangki-menyatu-bakalan-membuat-yamaha-vixion-2017-susah-di-modif/

    https://kupasmotor.wordpress.com/2017/02/26/adanya-winglet-di-spyshootnya-yamaha-vixion-2017-kok-malah-bikin-jelek-ya/

  2. Saya yakin DED-nya (jika ada) pasti sudah ada desain bahu jalan.
    Tapi gini mas, ini biasanya mainan anggota dewan (makelar proposal), seperti yang mas tulis kontraktor kecil gini biasanya tidak profesional, kantornya rumah hunian/terima jahitan. Kontraktor kecil biasanya bawaan anggota dewan atau dekat dengan penguasa lainnya.

Leave a Reply