Pelarangan Motor Di Jl Sudirman/Kuningan Batal : Bisakah Biker DKI Tertib?

suzuki

Yola dulur yang budiman….dapat info menggembirakan bahwa aturan pelarangan sepeda motor melintasi jalan kuningan yang digagas penprov DKI akhirnya diurungkan. Nah kini tinggal bagaimana sikap para biker menyikapi kabar baik ini.

Soal ataturan pelarangan motor ini, sudah ngadimin bahas di artikel lalu.

https://78deka.com/2017/08/24/pembatasan-akses-jalan-di-jakarta-untuk-biker-diskriminasi/

Yang paling menonjol memang soal diskriminasinya. Sama-sama bayar pajak kok hanya motor yang dilarang? Kalau memang niatannya membatasi kendaraan yang melintas agar mengurangi kemacetan, harusnya yang diatur ya semua jenis kendaraan. Bukan hanya motor saja.

Kebijakan memang harus ditempuh untuk mengurangi kemacetan jakarta, namun kebijakan yang diambil harusnya berdasar akademis, dari penelitian yang sahih, sumber masalah dimana, kemudian diputuskan aturan yang mengandung unsur keadilan dan kebijakan dari semua jenis kendaraan bermotor.

Dengan diurungkannya aturan pelarangan motor melintasi jalan kuningan dan sudirman, kini tinggal bagaimana pembuktian dari para biker. Yang dulunya dicap tidak tahu aturan, main slonong boy, melintasi pembatas lampu lalu-lintas, menghajar trotoar haknya pejalan kaki, kini bisa sembuh ngga? Bisakah biker ibukota lebih tertib? Itu jauh lebih penting dari euforia pembatalan aturan.

Kini saatnya biker ibu kota membuktikan bahwa mereka bisa tertib, bukan sumber kemacetan, bukan sumber kerudetan jalanan ibu kota….bisakah? Bisakah biker ibu kota menghilangkan stigma negatif sebagai pengguna jalan yang seenak udelnya sendiri? Jika hanya menolak aturan tanpa ada perubahan attitude, menurut ngadimin ya sama egoismenya dengan aturan tersebut dilaksanakan.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

gulf oil