Overbore-Overstroke-Overbore

bore-x-stroke-explanation
suzuki
bore-x-stroke-explanation
bore-x-stroke-explanation

Yola dulur…. mungkin muncul pertanyaan dari judul diatas. Maksudnya apa? karepe piye? Mau mbanding-mbandingin, mana yang lebih unggul? bukaaaaaan. kali ini dengan segala keterbatasan ilmu deka, mari kita bahas masalah belajar naik motor dari newbie, moderat, dan expert. Kenapa urutannya Overbore-Overstroke-Overbore? ndak dibalik-balik misalnya. Yok kita bahas enteng-entengan ala newbie.

cs1 modif overbore
cs1 modif overbore

Overbore. Motor dengan mesin overbore atau diameter piston lebih besar daripada langkahnya mempunyai karakter menyimpan torsi atau daya puntir di putaran mesin atau rpm tinggi. Mesin dengan karakter ini sangat cocok untuk tangan yang masih kaku, atau lagi belajar naik motor. Tahu sendiri kan, gimana rasanya belajar naik motor? Kita belum mampu merasakan feel memutar gas, langsung tekan saja. Nah dengan karakter overbore maka maka mesin akan meraung dengan keras, namun tenang…berhubung torsi ada di rpm menengah atas maka tarikan atau hentakan mesin tidak akan separah karakter overstroke. Overbore cenderung jinak di RPM rendah, jadi relatif aman untuk tangan newbie. Beda dengan overstroke yang galak di rpm rendah, jika untuk tahap mengenal motor relatifagak berbahaya karena tarikannya yang galak.

nvl overstroke
nvl overstroke

Overstroke. Mesin dengan karakter ini sangat cocok untuk pengendara yang sudah bisa berkendara secara normal. Dengan putaran gas yang lembut, motor sudah melaju normal, jika dilakukan dengan lembut maka motor dengan mesin overstroke akan mencapai mileage atau keiritan maksimal, karena tidak perlu rpm tinggi motor sudah melaju lebih kencang dibanding overbore. Keuntungan lainnya adalah saat melalui jalan penuh tanjakan, tikungan, overstroke relatif mudah mengail power, sehingga kita tidak khawatir telat oper gigi, atau telatambil ancang-ancang. Overstroke sangat cocok untuk motor komuter, atau balapan ringan. Kenapa? karena tanpa perlu skill tinggi, langsung puntir gas torsi, tarikan langsung keluar.

ninja sl overbore pinjem dari IWB
ninja sl overbore pinjem dari IWB

Overbore. Jika kita sudah mencapai tahap expert,maka akan kembali ke karakter overbore. Dimana mesin overbore menyimpan torsi di putaran menengah atas, maka saat melaju di tanjakan atau tikungan kita kudu pandai menggantung rpm agar mesin tidak kehilangan torsi saat rpm turun. Begitu juga saat race, jika kita expert maka dengan mesin overbore kita akan pandai mengatur rpm mesin saat deselerasi agar tidak kehilanga momen puntir. dengan menggantung rpm, maka mesin akan selalu bermain di rpm atas dimana power dan torsi mesin overbore maksimal, semakin tinggi rpm akan semakin galak, karakter yang tidak dapat diperoleh di mesin overstroke.

cb150r overbore
cb150r overbore

Namun overbore mempunyai minus nyata… yaitu karena sukanya main di rpm atas, otomatis sedotan bbm juga lebih kenceng, alias lebih boros dibandingkan overstroke, jika kita bicara spek yang sama, tanpa embel-embel tehnologi lain. Namun Enaknya untuk dunia balap lebih mempunyai ruang eksplore yang lebih besar dibanding overstroke. Biaya lebih murah untuk mengopreknya. Bukan berarto overstroke ngga bisa menandinginya, namun kendala utama overstroke adalah piston speed. Ini berhubungan erat dengan bahan baku part, jika mengandalkan bahan umum, contohnya alumunium maka jika melampaui batas pistonspeed mesin bisa jebol. Untuk menandingi hasil oprekan overbore, overstroke membutuhkan bahan baku part eksotis nan mahal, yang tahan panas, gesek dan tekanan… misalnya titanium atau logam mahal lainnya.

Demikian bahasan penuh keterbatasan ini, jika ada suhu-suhu, master yang lebih kompeten mohon cacimaki masukannya.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum