Opini : Suzuki Shogun 150 ? Keruuh….Mending Shogun 125 Atau Titan 125

suzuki

suzuki-shogun-150

Yola dulur yang budiman….. untuk menegaskan bahwa suzuki mau niat lagi jualan motor di negeri yang seleranya susah ditebak ini, rumornya akan menambahi line-up produknya. Salah satu selentingannya adalah suzuki shogun 150. Apa?….tenang……baru selentingan kok. Tapi menurut deka, itu bisa dikoreksi, misalnya lebih baik shogun atau Titan 125.

Setelah mengatakan bahwa jaringan diler dan servisnya akan dikembangkan lagi, suzuki mulai memikirkan line up produknya. Mosok cumak mo jualan satria, gsxr, gsxs, dan address? Kurang banyak dong….. Mungkin itu yang dimintak oleh para dilernya ( padahal jualan 4 item itu juga lom tentu maksimal : D ). Namun penambahan senjata jualan juga langkah yang bagus…….asal jeli dalam memilih line-up produk.

Dalam segala keterbatasan resource, baik kapital maupun jalur produksi, pemilihan produk yang dibuat menjadi kunci efisien dan strategik. Salah ambil keputusan, bakalan berefek pada buang-buang tenaga dan uang. Kalok modal tak terbatas sih ndak masalah, produk ndak laku tinggal bikin produk lain. Lha kalok modal terbatas…..gali kubur namanya.

shogun-125-sp-1

Bicara bebek shogun berarti bicara bebek melegendanya suzuki, brand image terkuat bebek suzuki itu adalah Shogun. Jika diproduksi kembali, segmentasinya kudu tepat. Sekali nyemplung susah untuk direvisi. Shogun yang terkenal adalah bebek 125 cc. Bagaimana jika nanti dibuat bebek super 150 cc seperti yamaha mx king dan honda supra gtr 150? Bisa saja lha wong punya mesin satria fi yang notabene 150.

Namun sebelum melangkah, kita lihat pasar bebek ( plus ayago ) tahun 2016 di bawah ini

Honda Supra X 125 FI  120.482 unit
Honda Revo  92.193 unit
Yamaha MX-King  68.785 unit
Jupiter Z1  57.153 unit
Suzuki Satria F150  39.465 unit
Honda Sonic 150R  37.695 unit.
Honda Supra GTR  32.820 unit

 

Total jendral, justru bebek konvensional lah yang lebih lebar segmentasinya dibandingkan ayago, atau bebek super. Di situ ada jupiter z1, supra series, dan revo. Kalok bicara probabilitas, jelas kelas bebek konvensional ini suzuki lebih aman untuk bermain kembali. Tinggal pilih shogun atau Titan…….

smash fi
smash fi

Langsung saja main bebek 125 cc….Di kelas ini publik mencari bebek yang reliable, serbaguna, bandel, irit, dan kompromis segala medan jalan. Shogun 125 memenuhi segmentasi ini. Tenang, meskipun total motor moped hanya 11% penjualan motor nasional, tapi pasar sempit ini selalu ada kebutuhannya. Salah satunya ya armada ojek yang sedang booming bisnisnya.

Jadi menurut deka, bebek konvensional seperti shogun 125 atau titan 110 lebih tepat daripada bebek super 150. Bebek super memang menang gengsi, tapi segmentasi sempit dan kita lihat bagaimana supra gtr yang belum plong napas penjualannya menjadi pelajaran penting untuk suzuki dalam memilih line-up produknya.

Pilihannya cumak 2…. Berhasil atau masuk kubur…….

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

gulf oil