Opini FBH #034 Ada Benarnya, Ada Taste CBR Di R25

r25
suzuki
r25
r25

Yola dulur…tanggal 20 Mei 204 jagad blogsphere dihebohkan dengan peluncuran Yamaha R25. Suatu kemahfuman karena motor ini sudah memancing rasa penasaran yang tinggi sejak isu dihembuskan 2 tahun yang lalu. Dari renderan majalah young machine, sketsa, printilan, video teaser pack a punch-nya Valentino Rossi, video teaser Rev Station, spyshot dan lain-lainnya.

Maklum saja ini adalah motor 250 cc twin silinder pertamanya Yamaha, dan diproduksi di negeri ini, suatu kebanggaan tersendiri saat media asing terfokus di marih. Puncaknya adalah saat tabir spesifikasi mesin R25 yang sesuai expektasi, paling powerfull dikelasnya sehingga faktor harga termaafkan.

teaser r25
teaser r25

Namun dibalik riuh rendahnya pujian dan guna-guna yang ditebarkan oleh R25, terbersit komentar-komentar agak sumbang. Kalau cermat dalam mengamati komentar-komentar di kolom opini blog, maka akan ditemukan komentar bahwa secara desain R25 ini nampak biasa saja. Bukan berarti jelek, namun untuk kelas desain yamaha, ini menjadi biasa saja. Jika dibandingkan dengan dua adik kelas kubikasinya, R125 dan R15, mempunyai garis desain racy, berani dengan garis-garis bersudut tajam nan agresif, begitu juga di kelas 600, hampir penuh dengan garis-garis tajam nan agresif khas Yamaha.

gulf oil
r25 blue white
r25 blue white

Di Yamaha R25 ini, desain memang racy khas yamaha, ada sudut tajamnya, namun detail-detail serasa kurang, terkesan minimalis, cenderung elegan, meskipun tidak seelegan desain Honda pada klan CBR . Di R25 masih nampak ke khas-an desain yamaha yang racy agresif, charming, namun paling elegan dibanding klan YZF-R lainnya. Makanya saat nampak spyshoot-nya beberapa waktu yang lalu, deka bilang desain R25ini cakep tapi eksotik, alias lain daripada yang lain……bicara desain yamaha. Mari kita bandingkan beberapa foto klan YZF-R dibawah ini, nampak bahwa garis desain R25 ini mengarah ke YZF-R1, dimana desain mengutamakan performa, bukan detail.

 

Sepertinya kali ini Yamaha ingin menonjolkan faktor performance pada R25 ini, mereka tidak ingin terlalu dibikin ribet oleh detail-detail desain. yamaha fokus pada mesin twin silinder barunya, baik performa maupun aura suara yang dimunculkan. Makanya dari awal ada tag name bahwa R25 ini adalah Baby M-1, sedangkan M-1 sendiri adalah motor prototype balap motoGP. Motor-motor motoGP tidak mengutamakan detail desain, karena desain motor itu sendiri mempunyai maksud agar performa motor tidak berkurang, namun kalau bisa malah menambah performa. Aduh…. kenapa nggak terpikirkan sebelumnya ya…. kata kuncinya di Baby M-1, tidak menonjolkan keindahan, tapi performa.

cbr250
cbr250

Deka jadi ingat komentar sobat ane, si FBH kelas badak #034, dia bilang kesengsem dengan R25 karena ada aura CBR….. hmmmmm….. kalau dirunut dengan  gaya gathuk tular ane, kali ini ada benarnya juga, ada taste yang sama. Meskipun bukan ada aura CBR, namun punya kesamaan garis desain yang minimalis dan elegan, meskipun tetap mempunyai ke-khas-an desain masing-masing. Orang awam pun akan bilang kalau motor ini jelas bukan keluaran Honda…. kurang membulat khas Honda. masih menyisakan sudut tajam di beberapa sektor.

Semoga bermanfaat

wassalamualaikum