Naik Motor “Laki” Itu Sensasinya Beda….Fun..

suzuki

Yola dulur……sebagai biker multigender (halah…opo toh…) deka merasakan keasyikan tersendiri dari berbagai jenis motor. Kadang naik metik, kadang naik bebek kopling, serta motor laki atau batangan, sportlah kata umumnya.

Tiap motor memberikan sensasi tersendiri sesuai dengan karakter masing-masing sesuai bawaan pabriknya. Saat memakai Beat, yang deka rasakan adalah kepraktisan, keluwesan, santai, namun kurang nyaman saat dikendarai agak jauh. Berbeda dengan naik bebek, sensasi nyantainya tidak sekuat metik, namun lebih nyaman serta lebih pede saat tiba-tiba harus melakukan perjalanan agak jauh. Feel motor yang lebih stabil membuat rasa aman tersendiri saat dijalan menggunakan bebek.

1370824077-isle-of-man-2013-tt-street-racing-festival_2136199

Namun kedua motor tersebut di benak deka masih terasa umum…sensasi rasanya kurang lepas. Ya… secara psikologis mungkin deka masih terikat dengan konsep bahwa metik dan bebek adalah motor fungsional. Motor yang dipakai untuk aktivitas keseharian…yang penting jalan, irit, gampang dikendalikan. Nah… ini berbeda sekali saat ane naik motor laki, mau full fairing maupun naked. Sensasinya begitu berbeda, lebih menyenangkan bukan karena kemudahannya, namun rasa “free” bebas…lebih personal….lebih terasa rasa petualangannya.

Saat mengendarai motor laki, ane merasakan bahwa riding itu dekat dengan rasa senang, bukan sebuah rutinitas, makanya membutuhkan jalur yang longgar, bukan jalan perkotaan yang macet. Makanya naik motor laki itu paling enak kalau sendiri, tidak boncengan….ini yang deka rasakan. Beruntung bidang usaha ane kadang membutuhkan perjalanan agak jauh… yah total tempuh bisa diatas 50 km, inilah saatnya ane menikmati sensasi motor laki di sela pekerjaan, sehingga kerja menjadi lebih asyik.

Cowboy-35825524728

Deka menjadi ingat tentang masa lalu dimana transportasi darat hanya ada dua, yaitu kereta kuda dan naik kuda itu sendiri. Naik kuda, apalagi yang gagah dan bisa berlari kencang jelas sebuah kesenangan yang jauh lebih mengasyikkan daripada naik kereta atau pedati. Bukan dari segi kenyamanan, kemewahan, namun rasa kebebasan dan personalisasi diri saat membelah laju angin.

Berhubung motor yang menyajikan rasa senang yang lebih dominan, maka motor laki buat deka adalah motor sekunder, atau motor pilihan kedua. Motor yang dimiliki saat kebutuhan primer tercapai, sebuah motor penunjang aktivitas keseharian…. bebek  atau metik. Namun beruntunglah bagi yang kesehariannya memang menuntut sebuah motor laki sebagai pilihan utama, bisa merasakan sensasi menyenangkan disaat kerja. Namun yang jelas bukan di kemacetan kota.

Bonus… Motorcycle Driver…….By JoeSatriani

http://www.youtube.com/watch?v=twAomxMwFiA

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

gulf oil