Mungkin Masuk Rekor Muri… Plat Nomer Motor 1,5 Tahun Belum Tentu Jadi

resi tnkb
suzuki

 

resi tnkb
resi tnkb

Yola dulur…. saat kita membeli kendaraan bermotor, atau motor katakanlah kita selain mendapatkan sebuah sepeda motor, bonus beragam dari helm sampai jaket. Namun yang penting adalah resi atau tanda bukti pengambilan STNK dan Plat nomor polisi. Resi ini kita bawa ke kantor Samsat daerah untuk mengambil STNK dan plat nomer kendaraan kita, sebagai bukti bahwa motor kita sah di mata hukum dan aturan.

Lama pengambilan STNK dan plat nopol biasanya dalam keadaan normal beragam dari 2 minggu sampai 2 bulan dari awal pembelian motor. Selama menunggu itu kita memassang plat nopol sementara dan STNK sementara yang dikeluarkan oleh diler. Dalam masa inreyen ini kita boleh memakai kendaraan atau motor kita bebas di jalan umum, asal masih 1 daerah propinsi.

Namun yang deka alami adalah kondisi yang tidak wajar. Deka membeli Ki bagong motor ane bulan Mei 2013, dimana jatuh tempo pengambilan bulan Agustus tahun yang sama, seperti pada gambar di atas nomor 1. Namun karena suatu hal, diundur ke bulan September, sebulan kemudian. Rumor yang beredar, keterlambatan ini karena adanya Perwira Polri yang mengurusi soal ini tertangkap KPK karena korupsi, sehingga semua yang berhubungan dengan dokumentasi kendaraan bermotor terganggu ( how embarrasing ). Nah, pada bulan September ane datang lagi ke Samsat sesuai jadwal pengambilan… eh ternyata diundur lagi ke bulan Oktober… yo wislah… ane maklum…gara-gara ketangkap korupsi sistem jadi semrawut.

korupsi meme

gulf oil

Nah pada bulan Oktober, ane datangin tuh samsat dengan hasil diundur lagi….. langsung dua bulan ke bulan Desember… ane cuman geleng-geleng kepala. Dibulan yang ditentukan dengan harapan tinggi, masak udah delapan bulan dari pembelian nggak jadi, kebanget pikir ane. Eh… emang itu yang terjadi…. kebanget… diundur lagi makin panjang…. Empat bulan alias April 2014… setahun dari pembelian…. Yo wislah ane cuma bisa pasrah, lha wong bukan salah ane, mau ngumpat juga nggak menyelesaikan masalah.

Pada bulan April ternyata STNK sudah jadi, langsung dianter ama orang diler ke rumah ane, dengan cerita pil pahit seperti di artikel ini. Untuk nopol-nya silahkan ambil di Samsat sesuai jawal resi, kata pgawai diler. Nah sesuai tanggal yng tertera, ane datangin lagi tuh samsat, dengan segudang harapan, STNK jadi pasti nopol jadi juga dong… udah 1 tahun jeh… Tapi apa dinyana…… Malah diundur langsung enam bulan lagi!!! direvisi ke bulan Oktober 2014…. !??!*#ZWKTRMNFG####

ilustrasi plat nopol
ilustrasi plat nopol

Kali ini kebangetan dah….ngerjain masyarakatnya…masak harus menunggu satu setengah tahun hanya untuk mendapatkan plat nopol resmi….Lha ane masyarakat biasa yang ingin tertib aja dipersulit kayak gini, plat nopol resmi itu adalah kewajiban yang harus ditaati untuk kendaraan di jalan, dan itu juga merupakan hak rakyat karena pembelian motor sudah termasuk pajak, STNK dan nopol. Ini kok seperti dipermainkan, dan ane amati dari pengambilan pertama dulu, nggak ada kata maaf dari petugas maupun instansi samsat atas pengunduran-pengunduran jadwal ini. Revisi sambil pasang tampang dingin, tanpa ada rasa bersalah….watdepak.

Padahal, kalau kita kelupaan nggak membawa stnk atau nggak ada  nopol, ataupun nopol tidak resmi, Polisi seperti ndak mau tahu, yang jelas salah dan harus ditilang… NO EXCUSE. Lha sekarang ane terpaksa melanggar hukum karena kesalahan instansi terkait, maaf nggak ada, pemecahan masalah nggak ada….kok berbeda sekali ya posisinya dengan saat kita salah…. Tanpa kompromi….Mungkin kalau ane laporin ke Pak Jaya Suprana bisa masuk MURI nih…. plat nopol menunggu selama satu setengah tahun…. dan itu belum pasti jadi juga….. berkaca dari sudah direvisinya pengambilan plat nopol sebanyak 6 kali….. Oh…. negeri autopilot….kapokmu kapan………..

Bonus…. Wait…. by White Lion

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum