Motogp Valencia 2018 : The Rain Master Is Smooth Rider

suzuki

Yola dulur yang budiman…. Motogp seri pamungkas 2018 yang diselenggaran di valencia berjalan sangat mencekam dan dramatis. Bukan karena pertarungan antar pembalap, namun pertarungan pembalap dengan alam. Balapan dalam kondisi hujan deras. Dan balapan kali ini menunjukkan the rain master is the smooth rider.

Hujan yang cukup deras memaksa balapan harus dilakukan dua kali. Sempat red flag saat 14 lap tersisa. Awalnya hanya hujan rintik-rintik kecil. Namun seiring bertambahnya jumlah lap, hujan mulai membesar. Dan memakan banyak korban, termasuk pembalap yang dianggap sakti karena selalu selamat saat crash, sang juara dunia 2018, Marquez. Bukan hanya dia, Iannone, petrucci, Miller, vinales, dan lain-lain. Bahkan Valentino Rossi juga crash, meskipun mampu melanjutkan balapan.

Yang bertahan di start kedua umumnya pembalap dengan tipikal smooth. Alias ” grip ” master, bukan sliding master. Dovizioso, pedrosa, rossi, Lorenzo, pol espargaro, dan Alex Rins. Sebenarnya ada vinales… Namun sepertinya terlalu agresive saat keluar tikungan karena crash justru saat trek mulai gaspol saat straight.

Para smooth rider lebih memungkinkan selamat karena tangan kanan masih bisa mengontrol bukaan gas ketika kondisi hujan. Berbeda dengan pembalap agresive yang terbiasa buka gas agresive dan mengandalkan traksi kontrol. Nampak dari cara jatuhnya para pembalap agresive… Highside karena power berlebih di ban belakang yang mengakibatkan traksi ban belakang hilang….

Masalahnya, dalam kondisi hujan, traksi aspal benar-benar unpredictable. Tiap meter aspal bisa berbeda ketinggian air hujannya. Apalagi beberapa spot air mengalir karena sistem drainase. Input data settingan sebelum balapan tentu tidak bisa mengakomodir kondisi tak tentu seperti ini. Maka tangan kanan menjadi kontrol tambahan, selain traksi kontrol.

Disinilah para smooth rider lebih ” aman ” dari crash, karena tangan kanan ikut mengontrol. Beberapa kali Rins nyaris crash, namun bisa mengontrol putaran ban belakangnya dan mengendalikan motor. Makanya walaupun sempat memimpin balapan, namun lebih memilih cara berkendara dalam batas aman, daripada mempush motor melebihi batasnya… Kurang cepat memang, namun melihat gelagat sering oleng, dia memilih cara itu. Terbukti bisa runner up, setelah Rossi crash…. Traksi ban belakang hilang karena mempush motor.

Pemenangnya, dovizioso…. Jangan ditanya dah pembalap ini soal smooth nya. Sebagai pembalap senior yang matang dengan ducati, cara ridingnya memang mengandalkan ketepatan rem, bukan menikung cepat. Dia adalah tipikal smooth rider yang mengendarai motor meledak-ledak ala ducati…. Dan rata-rata, jika hujan pembalap ducati sekelas miller atau petrucci menjadi sangat kompetitif, termasuk Dovizioso.

gulf oil

Berikut hasil balapan valencia 2018

Pos Rider Team Gap Points
1    Andrea Dovizioso Ducati Team 25
2    Alex Rins Suzuki Ecstar 2.750 20
3    Pol Espargaro KTM Racing 7.406 16
4    Michele Pirro Ducati Team 8.647 13
5    Dani Pedrosa Honda Team 13.351 11
6    Takaaki Nakagami LCR Honda 32.288 10
7    Johann Zarco Yamaha Tech 3 32.806 9
8    Bradley Smith KTM Racing 33.111 8
9    Stefan Bradl Honda Team 36.376 7
10    Hafizh Syahrin Yamaha Tech 3 37.198 6

Semoga bermanfaat

Wassalamu’alaikum

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*