Motogp Silverstone 2019 : Last Corner Speed Attack Rins

suzuki

Itulah tema utama balap motogp seri Inggris di sirkuit Silverstone 2019. Dan momen itulah poin utama kenapa Alex Rins sukses mengasapi Marquez tepat di garis finish. Kejadian di tikungan akhir itulah kenapa ngademin di FB bilang Rins Jenius.

Walaupun hanya nonton langsung di FP 1 dan 2, sedangkan FP 3,4 serta qualifikasi melalui media online luar negeri, ngademin tahu Rins dengan suzuki GSXRR kerepotan untuk mencapai waktu under 2 menit di silverstone. Sang pole, Marc bahkan bisa 1:58…. Catatan terbaik Rins hanya 1:59… Ada gap 1 detik. Bahkan rins harus ikut Q1.

Namun di Q2, bisa mencatatkan start grid 2… No. 5. Cukup baik untuk sekelas Rins… Sunday Rider. Balapan baik dari start urutan manapun. Namun itu belum memberikan keyakinan ngademin bahwa Rins akan memenangi seri kali ini. Honda, Yamaha, ducati kuat di silverstone. Bekal Rins di mata ngademin adalah konsistensi Rins saat FP… Time lap 2:00…. Itulah time lap rata-rata di silverstone.

Kejeniusan Rins mulai nampak saat start, dimana doi langsung menyodok ke urutan 3 dibelakang Rossi, dan Marc yang ngademin prediksi bakal ngacir duluan. Hanya butuh 2 lap untuk menyalip Rossi. Memanfaatkan motor suzuki GSXRR yang lebih kencang dan punya rolling speed di tikungan cepat yang lebih baik.

Setelah itu Rins mulai menyasar Marc. Namun marc punya speed yang cukup bagus. Balapan nampak seperti turing duo marc dan Rins, beberapa spot barisan pembalap di belakangnya. Di beberapa titik, motor suzuki nampak lebih unggul dibandingkan RCV, di tikungan cepat, speed corner. Namun agak kedodoran di stright speed dan low corner speed. Namun kelemahan itu bisa dikompensasi Rins saat unggul di tikungan cepat.

Sering sekali Rins nyundul atau disamping Marc di tikungan cepat. Kali ini Rins cukup berkepala dingin dengan tidak take over secepat mungkin. Namun lebih menggunakan simulasi balap sambil mengamati pergerakan Marquez. Marc itu pembalap yang pandai mengikuti line balap tercepat pembalap didepannya, kemudian dicopy untuk attack. Menyalip marc di pertengahan balap tapi tak yakin terus menjauh adalah malapetaka.

Ketika rins mencoba menyalip dan sukses, namun beberapa saat marc berhasil take over, itu adalah tanda bahwa rins harus atur strategi di akhir-akhir lap.

gulf oil

Rins

Dan ketika 3-2 lap terakhir, rins mencoba push sehingga nyaris jatuh, namun mentalnya terjaga. Terus menempel under 0,3 detik. Ketika 2 lap terakhir, rins mencoba takeover, namun defens Marc sangat kuat. Bahkan Marc berhasil memaksa Rins melewati batas gravel. Rins mengira itu adalah lap terakhir. Untungnya masih ada 1 lap lagi. Di sini, ngademin sudah puas, biarlah marques yang menang, kuat banget defens nya. Lebih baik no.2, daripada jatuh. Sedangkan Vinales semakin mendekat sekitar 1 detik dibelakang. Bahkan sampai tikungan akhir last lap, ngademin menduga marc bakal juara.

Namun lagi-lagi bocah ini mulai nampak jiwa fighternya…. Jenius….. Di tikungan akhir itulah keunggulan gsxrr diatas RCV dimaksimalkan Rins. Speed corner. Di tikungan akhir itu rins memancing marc dengan mengambil line lebih luar. Marc nampak menutup keluar dan unggul. Namun resikonya marc akan bergeser ke kiri garis finish, memberikan ruang di sebelah kanan. Dan dengan mengambil line diluar itulah Rins mendapatkan momentum gaspoll hajar speedcorner lebih dulu… Buka gas lebih cepat daripada marquez. 

Di tikungan terakhir, marc masih unggul, bahkan selepas tikungan doiasih di depan. Namun efek buka gas lebih cepat ini membuat Rins makin cepat menjelang garis finish dan mampu mengasapi marc hanya 0,013 detik. Ini bukan soal motor mana yang punya akselerasi tercepat, RCV absolutely diatas suzuki GSXRR. Tapi siapa berakselerasi duluan. Dan kejeniusan Rins disitu. Mencuri akserasi di tikungan akhir…. Jeniuss….. Bikin marquez geleng-geleng dan garuk helm karena kalah tepat di depan garis finish.

Semoga bermanfaat

Wassalamu’alaikum

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*