MotoGP Assen : One Of The Best Series 2018

suzuki

Yola dulur yang Budiman…. MotoGP seri Assen selalu memberikan tontonan yang menarik. Sirkuit yang terkenal dengan The Catedral Of MotoGP memberikan balapan klasik MotoGP. Untuk musim ini, seri Assen menjadi one of the best series MotoGP.

Terlepas siapa penghuni podium ( kebetulan tiga team berbeda, Honda, Suzuki, Yamaha ), yang membuat seri Assen menjadi salah satu terbaik karena persaingan podium melibatkan 7 pembalap dengan gap yang sangat sempit. Inilah MotoGP klasik seharusnya, melibatkan banyak pembalap untuk menjadi pemenang.

Tontonan saling tikung yang mahfum di Moto3 atau Moto2 terjadi di kelas para raja. Disini bukan hanya tehnologi motor yang berperan, namun mental, strategi, dan durabilitas pembalap juga menentukan. Dan durabilitas inilah yang memenangkan Marquez untuk seri Assen 2018.

Tidak terhitung berapa puluh kali saling overtake yang melibatkan 7 pembalap kelas raja. Meleset atau salah sedikit saja bisa membuat posisi melorot lebih dari 2, urutan 1 bisa menjadi 3, urutan 2 bisa menjadi 4, bahkan turun ke 5. Salah mengambil keputusan overtake pembalap depan, justru malah bisa bikin posisinya melorot disalip pembalap belakangnya.

gulf oil

Inilah yang ditunjukkan oleh Marquez dan adinda tersayang Alex Rins untuk menjadi podium 1 dan 2. Durabilitas untuk tetap bersaing di gerombolan terdepan, dan kapan momentum untuk take over kemudian mempertahankan pace. Meskipun kedua pembalap berbeda karakter balap ( Marquez agresif kasar, Rins kombinasi smooth dan balance ) mereka melakukan dua hal yang sama…durable dan timing yang pas untuk attack.

Sedikit bisa berbeda cerita jika Vinales mendapatkan paket motor yang lebih baik, mungkin dia bisa bersaing lebih seru lagi. Tidak sekedar podium 3. Sayangnya Yamaha terlalu dalam di problem mereka. Mungkin baru musim depan terselesaikan.

Semua skill pembalap tumpah ruah di sirkuit Assen karena hampir semua kombinasi sirkuit balap MotoGP ada di sini. Seri yang sangat tehnis dan tactical yang kali ini dimenangkan oleh Marquez, Alex Rins ( cup muach ), dan Vinales.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*