MotoGP Amerika : Petahana Perkasa, Suzuki Podium Lagi

suzuki

Yola dulur yang Budiman…. MotoGP seri cota Amerika barusan berakhir. Ada beberapa hal yang membuat jalannya perlombaan seperti datar-datar saja. Hampir semua sesuai prediksi, hanya menyelip nama Suzuki dengan Iannone yang mengisi podium. Sedangkan sang petahana tetap perkasa, marcuet…eh Marc Marquez.

Seperti yang Ngadimin bilang di artikel preview MotoGP Amerika tadi, pengisi podium tidak akan jauh dari Marquez, Vinales, dan Rossi. Sedikit meleset dengan digesernya Rossi oleh Ian the maniac.

Berjalan datar-datar saja karena dari awal tidak banyak tekanan untuk perebutan podium. Hanya sekali saja tekanan terhadap petahana saat Ian memaksakanĀ  menyalip Marc di tusuk konde sempit, namun kembali bisa disalip kembali. Setelah itu, berjalan seperti parade karena jarak antar pembalap begitu jauh.

Sirkuit COTA diborong selama 6 tahun oleh pembalap HRC itu. Lay out sirkuit ini memang sangat cocok dengan motor Honda, apalagi ditangan Marc. Cukup mencari lap tercepat 2 kali di 2.04.xx kemudian bertahan di 2.05.xx sesuai simulasi balap, maka kemenangan Marc tinggal menunggu waktu. Selisih 7 detik lebih.

gulf oil

Yang cukup mengherankan justru motor Suzuki ditangan Ian. Dengan power paling rendah, namun mampu mengisi podium 3. Sektor 4 serkuit ini menjadi andalan Ian untuk konsisten menjaga ritme selama balapan. Great job Ian….

Sedangkan Vinales sang Runner up…. Dia telah memaksimalkan motor Yamaha di sirkuit ini. Tidak bisa berbuat lebih baik lagi…. Mentok oleh kemampuan motornya di sirkuit COTA dengan banyak tikungan lambat seperti ini. Masih banyak sirkuitĀ  yang lebih cocok nanti di seri Eropa.

So…begitulah review balapan seri Amerika 2018. Jika anda tidak punya idola di MotoGP, seri ini jika anda tidak menonton….hmmm…ngga rugi-rugi amat….. Its just like ordinary MotoGP, no less…no more

Semoga bermanfaat

Wassalamu’alaikum