Meski Mampu Ngerecoki RCV, Rossi Dan Lorenzo Meminta Yamaha Menyempurnakan SSG Setengah Matangnya

suzuki

Yola dulur…. dapat info dadakan lagi dari dunia motogp. Kali ini info tentang duo pembalap YFR, valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, dimana mereka memberikan tekanan kepada tim agar menyeselesaikan PR mereka, Seamless Shift Gearbox yang masih setengah matang.  Musim ini, walaupun duet pembalap ini, khususnya The Doctor mampu ngerecokin dominasi HRC dengan paket Marquez + RC213Vnya, ternyata hanya bersenjatakan tehnologi setengah matang.

yfr-m1 gearbox
yfr-m1 gearbox

Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa kedua pembalap Yamaha itu sudah mencicipi SSG yang sudah dipasang di motor RCV (sejak beberapa tahun yang lalu ) mulai september tahun kemarin. Namun ternyata SSG yang dipasang di motor YZR-M1 ini baru setengah matang masbro….. Memang Rossi dan Lorenzo bisa downshifting atau turun gigi tanpa nekan kopling, namun efek seamlessnya hanya bekerja saat upshifting atau oper gigi naik, sedangkan saat downshifting nggak seamless. Berbeda dengan SSG harom milik RCV yang naik turun sudah seamless. Dengan kemampuan Marquez untuk melakukan  downshifts lebih cepat dan mulus…smooth,  dengan SSG sempurnanya, Rossi dan Lorenzo percaya bahwa Honda memiliki faktor keunggulan saat pengereman dan memasuki tikungan. Weh…. baru setengah matang saja udah bisa cucuk-cucukan ama Marquez… gimana kalau mateng ya 😀 .

Bos Yamaha Kouichi Tsuji baru-baru ini mengaku bahwa gearbox Yamaha hanya seamless pada saat upshifts dan sedang disempurnakan di Jepang untuk memperkenalkan full seamless transmission di masa depan.

Tsuji mengatakan: “Kami berusaha keras untuk mengembangkan sehingga downshifting yang seamless tapi saya tidak tahu kapan itu akan siap.”

gulf oil

 

duo yamaha
duo yamaha

Rossi, yang menang untuk pertama kalinya dalam 15 bulan di Misano terakhir kali, kata dia dan rekan setimnya Spanyol Lorenzo setuju bahwa full seamless gearbox  bisa membantu YZR-M1 menjadi lebih kompetitif.

Bang Oci mengatakan: “gearbox kami bekerja sangat baik ketika Anda mempercepat tetapi dalam pengereman ketika Anda downshift kita tidak punya sistem seamless dan tidak siap. Kami berusaha keras untuk punya efek seamless saat pengereman seperti Honda karena Jorge dan saya pikir kita bisa banyak peningkatan.  Tapi itu masih belum siap dan saya tidak tahu kapan itu akan terjadi. Tahun ini saya pikir sulit tapi saya harap sesegera mungkin. “

Nah…… terbuka sudah misteri kenapa duo pembalap Yamaha yang punya skill dewa, pengalaman segudang seperti dipermainkan oleh pemula seperti marquez… terlepas dari memang punya skill dewa pula. Ternyata Pakai gearbox SETENGAH MATANG……. Le ngembu kurang sue ( meramnya kurang lama ) 😀 😀 😀 …….. muahahahaha……Dan hebatnya mereka, khususnya Bang Oci nggak mengeluh banyak…. kecuali Hohe yang sempat merajuk ingin pindah 😀 😀 . Untung Yamaha mampu meyakinkannya untuk bertahan.

Sumber : MCN

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum