Menguak Rahasia “DOHC Abal-Abal”

suzuki

Yola dulur yang budiman…. dulu di publik mobil sempat ramai dengan istilah DOHC banci. Istilah yang merujuk tentang mesin  toyota corolla yang berkonstruksi DOHC/ twincam, tapi tidak seperti dohc mobil lainnya, katakanlah lancer dangan. Di mesin corolla, konstruksinya memang dohc, tapi roda poros penggerak cam-nya cuma 1 biji yang berhubungan dengan rantai penggerak.

DOHC with RRA
DOHC with RRA

Secara performa masih dibawah dohc origin, tapi unggul secara simplisitas dan efisiensi. Akhirnya publik menyebutnya dohc banci. Sekarang kasus yang mirip adalah konstruksi mesin dohc milik sonic fi dan setelah itu new CBSF, “dohc abal-abal” istilah yang lagi ramai…. mari kita kuak rahasia dohc tersebut.

Sebagian publik masih mempermasalahkan konstruksi DOHC sonic fi yang  menggunakan rocker arm, dan  head cam cuma 1 biji untuk 2 klep yang jamak digunakan oleh mesin sohc. Berbeda dengan dohc-nya satria fu, fxr, atau old cbr thai yang memakai direct tappet, tanpa butuh pengungkit klep / rocker arm untuk membuka tutup klep. Menurut mereka, dengan adanya rocker arm ini reaksi penggerakan buka tutup klep lebih panjang dan butuh penyaluran tenaga yang lebih besar …… betul memang…. jika bentuk rocker arm-nya sama dengan milik sohc.

roller rocker arm mesin SOHC
roller rocker arm mesin SOHC

Rocker arm berfungsi agar daya gesek saat buka tutup klep antara tonjolan camshaft dengan klep terminimalisir, apalagi ujungnya berbentuk roller ( roller rocker arm ), otomatis mesin akan lebih halus getarannya, minim friksi. Di mesin sohc, rocker arm bentuknya mirip jungkat-jungkit, jadi untuk penyaluran geraknya lebih panjang, rentan ngambang saat rpm tinggi.

gulf oil

Jadi menurut mereka, dohc yang memakai RRA adalah sebuah kemunduran, apa bedanya dengan sohc. Well…. sejauh referensi deka, dohc with RRA milik honda ini berbeda dengan RRA-nya sohc. Dohc RRA honda adalah pengembangan dari dohc konservatif yang direct tappet. DOHC konservatif, profil tonjolan camshaft langsung membuka klep tanpa perantara. Disini friksi yang terjadi lebih besar, sehingga reaksi mesin di rpm rendah ke sedang kurang maksimal. Honda ingin mengurangi friksi tersebut, dan mereka memodifikasi konstruksi RRA di mesin mereka.

RRA mesin DOHC
RRA mesin DOHC

RRA di mesin sonic (dohc) bentuknya mirip ayunan, atau setengahnya RRA sohc. Lagipula 1 RRA untuk menggerakkan 2 klep in… kinerja lebih enteng karena low friction. Profil camshaft bisa dibuat lebih kecil tanpa menguragi daya angkat klep… ada efisiensi di situ…. kalau dari sudut pandang friksi, walaupun jalurnya tidak sesimpel dohc direct tappet. Honda merasa kompensasi pengurangan friksi ini lebih besar daripada loss power yang disebabkan oleh rocker arm yang jalur penggerakan klepnya lebih panjang.

Jadi… menurut deka, mesin sonic fi adalah tetap mesin dengan konstruksi DOHC…. DOHC plus, bukan dohc palsu atau abal-abal jika dari sudut pandang hadirnya RRA… meskipun kalau bicara capaian rpm mesin masih tinggian dohc direct tappet-nya satria, fxr, old cbr. Ya… karena honda ingin mencari efisiensi dan reaksi mesin di rpm lebih bawah…. Secara konstruksi, mesin DOHC… kan masih berporos camshaft ganda, sesuai dengan artiannya Double OverHead Camshaft, atau ada juga yang menyebutnya dengan twincam.

DOHC direct tapped / origin
DOHC direct tapped / origin

Masalahnya bukan di soal dohc memakai RRA…. justru itu sebuah nilai tambah untuk mesin dohc …. yang jadi soal adalah…..???…. ( Bersambung, Tunggu artikel berikutnya…. entar terlalu panjang, dikira bikin novel XD )

Semoga bermanfaat

wassalamualaikum