Menanti Selubung Kekhawatiran TVS

suzuki

teaser-new-tvs-apache-200-cicak-kreatip-com

Yola dulur yang budiman…. kalau dulur blogger lain banyak mengulas pemberitaan teaser pengenalan TVS Apache 200 di sentul nanti, maka deka akan memberikan dari perspektif yang berbeda. Sebuah motor yang 60-70 persen kita ketahui bentuknya dari spyshot, sekarang sedang diselimuti dengan kain menunggu untuk dibuka. Sebuah selubung kekhawatiran bagi deka.Infonya, selubung akan dibuka pada tanggal 20 Januari 2015, tepatnya di sirkuit sentul, sekalian testride disaksikan dan dicoba oleh media. Deka ikut merasa terhormat juga mendapatkan fakta bahwa Indonesia salah satu negara yang digunakan sebagai tempat peluncuran, disamakan dengan negara asal TVS, India.

New-TVS-Apache-200-spied
New-TVS-Apache-200-spied

Deka sebagai mantan pengguna motor TVS tidak akan mempermasalahkan segi kualitas motor, sparepart, kuantitas diler, performa motor, maupun bandrol yang akan disematkan di apache 200 tersebut. Semua sudah terprediksi, dan tidak masalah dari pandangan deka. Sudah selayaknya seperti itu melihat kondisi tvs Indonesia sekarang.

Deka lebih khawatir akan desain apache 200 itu sendiri, yang tergambar dari spyshot sebelumnya, dan karakter origin publik motor di marih. Deka selalu bilang ke pabrikan India, ini Indonesia….. punya taste dan standar tersendiri, dan maaf…. soal taste, standar selera permintaan lebih tinggi dari publik India, ada yang bilang selera kita adalah selera ningrat.

New-TVS-Apache-200-spied
New-TVS-Apache-200-spied

Ada 2 bagian besar kekhawatiran deka akan TVS Apache 200 ini, pertama desain, dan yang kedua absennya radiator. Desain publik motor di negeri ini mengacu ke Jepang atau eropa. desain yang merepresentasikan negara diluar itu, dianggap dibawah standar. Dan Apache 200 masih mewakili selera India, desain bagian depan serta knalpot mewakili India, pakai BANGET. Apalagi headlamp-nya, menurut deka sebuah kemunduran karena justru mengingatkan desain bajaj pulsar lama.

Kemudian mesin yang hanya memakai oil cooler juga sebuah keputusan yang nggak populis. Di sini, makin advance dianggap makin keren dan menjadi standar baku. Publik disini tidak memandang motor dari segi kebutuhan, tapi dari segi gengsi. Kalau standarnya sudah radiator, maka yang belum radiator dianggap old school, ketinggalan jaman.

New-TVS-Apache-200-spied
New-TVS-Apache-200-spied

Itulah selubung kekhawatiran deka akan tvs apache 200 nanti setelah selimut itu dibuka. Untuk sementara, deka hanya bilang : motor itu sepertinya hanya untuk penggemar tvs, serta penggemar motor non mainstream, belum menjadi contender the big 3.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

gulf oil

20 Komentar

1 Trackback / Pingback

  1. Di Lain Sisi, Karburator Dan Oil Cooled Adalah Langkah Logis TVS Apache 200 | 78deka

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*