Menagih Janji Race Director…. Petrucci Dongkol Disosor Marquez

Yola dulur yang budiman… Ada kejadian sekilas, sesaat di balapan motogp seri Mugello kemarin. Tepatnya, sesaat setelah start dimulai dan memasuki tikungan pertama. Marquez melebar dan menjelang tikungan kedua, dia masuk secara frontal dan melakukan jurus ” sosor bebek angsa ” ke Petrucci yang sukses menodok ke urutan 3. Efek aksi tersebut, pembalap ducati pramac melebar sampai ke beton gravel kemudian posisinya melorot tajam. Dengan perasaan dongkol, dia menagih janji ketegasan race director.

Kedongkolan petrucci dia ungkapkan saat wawancara dengan media Crash:

“It’s a shame, because you work for the entire weekend to try to manage the tyre, you try to think of a strategy,” said Petrucci, who had qualified in fifth. “I was thinking, OK, I’m not a good starter, but I did two starts per free practice, to work on my weak point. And it worked. But then Márquez went wide at the first corner, and then at the second corner, he went wide again, but I was in the middle. I was just lucky that the runoff area wasn’t gravel, but I only stayed on the asphalt by one centimetre.

Pada balapan kemarin, petrucci target podium karena balapan di sirkuit tanah kelahirannya. Dia sudah mempersiapkan semuanya dengan baik, termasuk melakukan start bagus, dari pole 5 dan masuk tikungan ke-2 urutan 3. Petrucci berstarategi mirip lorenzo, start bagus, kemudian mempertahankan ritme balap secara halus di depan tanpa harus duel dengan pembalap lain…. semuanya untuk mempertahankan kondisi ban.

Sayangnya efek jurus sosor bebek angsa tersebut, dia melorot tujuh sampai delapan posisi. Mau tak mau dia mulai bertarung satu per satu dengan pembalap di depannya. Berhasil memang… petrucci sempat di urutan 3. Namun hasil pertarungan tersebut membuat kondisi bannya habis, dan dia tidak bisa mempertahankan ritme balap. finish di urutan 7. Setelah balapan berakhir, dia merasakan kedongkolannya akan aksi kasar marquez tersebut. Padahal setelah insiden argentina, safety commission mengeluarkan statment di Austin bahwa kelakuan pembalap yang merugikan pembalap lain, dan beresiko mengganggu keselamatan pembalap lain akan dikenakan pinalti.

Nyatanya sampai sekarang tidak ada aksi nyata dari race director.

“I don’t know, I’m not the Race Director, but I think the Race Director should do something,” Petrucci said. In the Safety Commission in Austin, we said that if a rider ruins the race of another rider, he should be penalised. I was third, and then tenth at the next corner. He put me out of the track, and I was quite lucky that the runoff area was asphalt, because if it was a corner later, I would be in the gravel and would maybe crash.”

Mari kita lihat saja, apakah pihak race director dan safety commission konsisten dengan keputusan mereka atau ndak…. tapi jika berurusan dengan anak emas, emang agak susah sih.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

gulf oil