Melihat Reaksi Lorenzo Ini, Sepertinya Sudah Mulai Frustasi

suzuki

 

Yola dulur yang budiman….melihat ulangan balap motogp seri argentina di stasiun fox, terlihat pebalap team ducati, jorge lorenzo ndlosor bahkan sebelum setengah lap berjalan. Di rekaman video yang beredar lainnya juga menunjukkan bahwa lorenzo begitu kesal, dari pengamatan awam, reaksinya bisa jadi menunjukkan rasa frustasinya.

Di artikel lampau, ngadimin pernah menulis karakter Lorenzo itu seperti apa. Dia adalah seorang oportunis sejati, hanya fokus pada own glory..winning is everything…silahkan cek disini

Lorenzo, Sang Oportunis Sejati

Jadi dia itu harus dalam lingkaran pemenang. Jika diluar itu, maka dirinya tidak akan nyaman. Gaya balapnya yang kalem dan mengalir sepertinya bakalan menjadi ganjalan utama di atas motor ducati yang meledak-ledak.

Dan itu sepertinya sudah dibaca oleh Gigi dall’igna. Makanya di artikel lampau doi mengatakan musim ini hanya musim penyesuaian lorenzo, dan membangun motor sesuai karakternya. Makanya disebut proyek jangka panjang.

Project Lorenzo Ducati…..All Or Nothing

Saat lorenzo menandatangani kontrak yang mentahbiskannya  menjadi pebalap termahal sedunia akherat itu, harusnya seorang lorenzo sudah menyadari apa yang akan dia hadapi. Awalnya walau sempat kesulitan, tapi doi tetap kalem, cool, walau pada akhirnya menjelang seri pembuka doi mengakui belum siap balapan. Kesulitan menakhlukkan kuda liar ducati ternyata diluar perkiraannya.

Lorenzo Belum Siap Untuk Balapan

gulf oil

Menjadi pebalap medioker di Losail, di termas de rio hondo boro-boro memperbaiki penampilan, justru rontok duluan sebelum separuh lap berjalan. Di rekaman video bukan resmi, menunjukkan lorenzo begitu kesal akan nasibnya. Kalok sekedar kesal pada diri sendiri sih wajar, karena doi terbiasa berada di lingkaran pemenang. Namun disitu terekam ( walau kagak ngerti apa yang diteriakkan ) secara bahasa tubuh doi memaki-maki motor tunggangannya. Bahkan sampai membanting motornya saat berhasil diberdirikan oleh para steward.

Kalok lorenzo kesulitan di atas motor ducati, itu wajar. Kalok Lorenzo jengkel karena menjadi pebalap medioker, itu juga wajar. Yang tidak wajar adalah seorang lorenzo yang tidak sabaran untuk segera mencapai glory-nya sendiri secara cepat. Ini baru 2 seri, dia sepertinya kalap, lupa kalok proyeknya adalah 2 tahun. Yang tidak wajar adalah dia membanting motornya, padahal motornya mewakili brand keseluruhan motor itu sendiri, ducati….

Ini sama saja menunjukkan ke publik bahwa ducati itu motor busuk yang tidak sesuai dengan ambisi pribadinya untuk menjadi juara. Terus bagaimana perasaan Gigi sebagai kreator motor? Bagaimana dengan para tehnisi yang berusaha mensetting motor agar lebih mudah dikendalikan oleh Lorenzo?

Well…seharusnya lorenzo bisa menahan emosinya, tetap cool seperti jaman di yamaha dulu, punya kemampuan fokus yang luar biasa. Dulubah rossi juga gagal total di ducati, bahkan kondisi team jauh lebih parah karena terancam bangkrut dan boss yang keras kepala. Walau sering jatuh dan hasil tidak sesuai ekspektasi, doi tetap tenang, minimal di depan publik. Tidak nampak rossi kesal terhadap motornya. Kini ada seorang gigi yang terang-terangan akan membuat motor ala lorenzo sebagai acuan utama. Tapi kenapa emosi lorenzo bisa menjadi meledak-ledak seperti itu?

Padahal dari kontraknya, jalur proyek ducati masihlah sangat panjang. Apakah ini menunjukkan bahwa lorenzo sudah frustasi dan menyerah di atas ducati? Entahlah…. Tapi yang jelas lorenzo harus mendinginkan kepalanya, dan bertahan dengan rasa sakit diluar lingkaran pemenang untuk sementara, karena proyek membangun motor ducati masih tahap awal.

Bagaimanapun karakter motor yamaha dan ducati itu sangatlah beda, semua perlu proses adaptasi, dan pengembangan sana-sini. Wake up Lorenzo…..

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

3 Komentar

Leave a Reply