Marquez : Partner Hanya Dua Opsi, Pedrosa Atau Dovizioso

suzuki

Yola dulur yang budiman…. info dadakan dari balap motogp, khususnya marquez pembalap HRC. Seperti yang beberapa kali ngadimin sebutkan di artikel motogp, bahwa proposal pedrosa masih dipending oleh HRC karena dianggap belum menunjukkan kekuatan di atas aspal sirkuit. Melihat gelagat itu, marquez mengatakan bahwa opsi partner teamnya hanya 2 opsi, pedrosa atau Dovizioso.

Proposal Pedrosa Tertunda, Bisa Berefek Karambol Prediksi Transfer Pembalap

Di artikel atas, ngadimin berikan konstelasi jika dani pedrosa gagal perpanjang kontrak dengan HRC, opsi pembalap yang masuk kriteria ideal HRC ada Dovi, Lorenzo, Crutchlow. Hanya saja Lorenzo ego menangnya tinggi, ini tentu kurang menguntungkan jika dipasang sebagai ” asisten marquez “.

Mari kita simak statment marquez tersebut, dari media Crash.

“Of course now for the riders all the pieces are starting to fall into place and everybody is looking for a team. But I think the only two riders [left] that are very strong are Dani Pedrosa and Andrea Dovizioso. We will see.”

Seorang marquez berbicara tentang keinginannya di media, secara tidak langsung agar team mendengarnya. Disini marquez seperti mau bilang : ” Jika dani nggak dapat, saya mau Dovi. ”

Kenapa marquez memilih pedrosa, atau dovi sebagai partner team dari sekian opsi pembalap? sudah ngadimin bahas di artikel atas. Kriteria partner bagi marquez adalah pembalap yang kuat ( dibawah dia, tapi gap tidak terlalu jauh, rajin podium ), dan tentunya pandai dalam pengembangan motor.

Kenapa bukan crutchlow yang menonjol di LCR honda? dia adalah pembalap yang blak-blakan, seorangĀ BRITSĀ sejati, dan relatif no kompromi, ini dianggap kurang ideal bagi marquez.

Kunci dari semuanya sekarang justru ada pada team Ducati, jika mau mengeluarkan duit lebih banyak sesuai permintaan Dovi, maka itu menguntungkan bagi team. Selain mempertahankan pembalap bagus, juga tidak memberikan kesempatan team lain mendapatkan tambahan kekuatan.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

gulf oil