Marquez Juara Di Neraka Aspal Le Mans

suzuki

Yola dulur yang Budiman…. MotoGP seri Prancis di sirkuit Le Mans 2018 melahirkan sang kandidat kuat juara dunia 2018 Marquez sebagai kampiun. Kalau dilihat dari kepresisian motor, tidak mengherankan, sampai jin pembisik 78deka agak ogah-ogahan ngasih prediksi….ya hanya satu pembalap itu kandidat paling kuat. Kondisi aspal sirkuit memang seperti neraka.

Kenapa kondisi aspal menjadi fokus utama? Karena panasnya luar biasa, sehingga banyak pembalap yang Bubrah strateginya karena memakai ban yang lebih soft. Andaikan memakai ban depan hard mungkin yang paling cocok di kondisi ini.

Kondisi aspal membuat bencana bagi pembalap kandidat pemenang karena salah memilih ban, ” dead pool” Iannone memulai parade crash, kemudian menyusul Dovizioso, dan Zarco di deretan depan. Rata-rata crash karena kehilangan grip ban depan. Marquez pun sempat kehilangan grip juga, namun “sesuatu” menyelamatkannya.

Hasil balapan ditujukan untuk pembalap yang pandai mengendalikan diri, dan mensinkronkan ban dengan panasnya aspal. Tidak ada drama yang terjadi, minim duel di deretan terdepan. Hanya kejutan dari Petrucci yang berhasil menjadi Runner up dan oldcrack Mbah Rossi mengisi podium tiga.

Dengan hasil lemans ini, menahbiskan Marquez menjadi satu-satunya kandidat juara dunia musim ini. Kenapa? Motornya paling lengkap secara paket dan paling presisi. Buat Ngadimin sepertinya sisa seri hanya untuk memantau perkembangan team suzuki saja. Sejauh mana mereka akan berkembang.

Semoga bermanfaat

Wassalamu’alaikum

gulf oil