Marquez Bicara Siapa Lawannya Di Musim 2017

suzuki

 

Yola dulur yang budiman… untuk sementara  lupakan dulu hasil test pra musim baik sepang, philip island, dan yang sedang berlangsung, Losail qatar. Kita bicara sang juara musim kemarin Marc marquez. Sejauh ini memang kurang mendominasi dari hasil test pra musim, tapi bagaimanapun dia adalah Marquez, dan tentunya ” Honda ” . Kita tengok musim kemarin, diamana terseok-seok di pra musim, kemudian setengah musim berjalan, dan di akhir musim mereka menyulap diri jadi superior. Bagaimana Marquez membaca cara calon lawannya di musim ini? yookk, kita obrolin bareng.

Buat team honda, test pra musim memang pseudo-pembuktian…. jika di test pra musim menonjol, dipastikan juara dunia lebih mudah digapai. Namun jika test pra musim lesu, itu juga bukan akhir cerita, jangan pernah mengeluarkan team HRC sebagai kandidat. Contohnya musim kemarin itu, bagaimanapun ini bicara team terbesar di motogp yang punya divisi riset segudang, tehnologi segudang, dan uang segudang. jangan lupa bagaimana kekuatan negosiasi HRC ( baca artikel KTM yang benci Honda ).

Apalagi honda punya pembalap seperti marquez yang punya talenta unik. Jika honda bisa ngasih motor yang punya sesuatu yang bisa menutupi kelemahan marquez…. dalam setengah musim juga bisa mengudak ( mengejar ) perolehan poin. Dari pandangan Marc tentang para calon musuhnya di sirkuit pun, doi masih merasa kuat. Dalam penilaiannya semua masih punya catatan tidak absolute, alias marquez bisa memanfaatkan situasi tersebut. Marquez masih memandang dia masih superior jika dinilai dalam 1 musim penuh.

Kita mulai dari Vinales. Dia adalah pembalap dalam list pertama marquez, jika media mengatakan bahwa Vinales adalah surprise maker di ajang test pra musim, Marquez sudah menganggap calon lawan berat sejak melihat hasil test akhir musim di Valencia tahun kemarin. Apalagi Marc sudah mengenal bahaya latent Vinales semenjak kecil dulu. ( cuma beda nasiblah yang membuat jurang pemisah ). Marquez menilai bahwa dengan gabungnya Vinales ke Yamaha membuat dia tambah kuat. Yamaha punya motor yang komplit, bahkan lebih cepat dari musim sebelumnya. Cumak di mata marquez, dia masih pede lawan vinales, boleh aja lu cepat di test pra musim. Tapi di balapan, pressure balapan juga menentukan. Dan marc sepertinya akan menggunakan pressure saat balapan. Apa itu pressure? tekanan mental dan segala macam pernik psywar.

Lorenzo juga menjadi pembalap spesial di mata marquez ( CIIEEE  😀 ). Walaupun kondisinya sekarang tidak senyaman musim kemarin karen harus pindah team ke ducati yang jelas-jelas motornya beda karakter. Walaupun saat ini lorenzo mengalami kesulitan adaptasi dengan motornya, dan banyak media mengatakan lorenzo bakal terlempar dari perebutan juara, Marquezlah yang membela Lorenzo dengan statmentnya:

“Not at all! With Jorge, until he is mathematically ruled out, you have to consider him. Yes it’s true that perhaps he isn’t having a preseason like the one he had with Yamaha, but I think that in Qatar it’s not crazy to say he can win. The Ducati goes well there, he is doing well…but in the end, it’s about being consistent all year.”

Salah besar menurutnya jika mengatakan Lorenzo bukan kandidat juara, jika secara matetamik poin dia belum terlempar sebagai kendidat ( setelah musim berjalan ). Walaupun Lorenzo tidak punya hasil pra musim seperti dia naik motor yamaha, tapi dari hasil test qatar, marquez berkata dia tidak sinting jika nantinya lorenzo bisa menang. Marquez hanya memberi catatan khusus ke Lorenzo dan ducati…. faktor konsistensi sampai akhir musim. Perkataan terakhirnya itulah yang membuat marquez pede lawan Lorenzo…. konsistensi….

Dan yang terakhir adalah pembalap gaek, oldcrack… Valentino rossi…. Saat ditanyain soal rossi, marquez tidak banyak bicara, hanya sepatah kata kalimat…… ” dia belum bisa melupakan peristiwa itu, saya sudah… ” . Ini bicara clash of sepang 2015 yang kontroversial itu. Kemudian beberapa waktu yang lalu rossi mengatakan, lorenzo lebih terbuka dan bicara apa adanya, sedangkan marquez, ” banyak fake-nya “. Ya iyalah….. peristiwa sepang kala itu rossi yang jadi korbannya, sedangkan marquez adalah pelakunya. Dalam kacamata perbutan juara dunia, rosi dirugikan, lorenzo diuntungkan, dan marquez sebagai dalangnya.

Saga akan terus terjadi di musim 2017… menarik inih….. menarik…..

Dari berbagai sumber

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

gulf oil