Manuel Pecino : Siapa yang Dipercaya? Marquez Atau Rossi?

suzuki

Yola dulur yang budiman… Masih soal termaclash antara Marquez dan Valentino Rossi. Kali ini ngadimin akan memberikan ulasan Manuel pecino, pengamat dan penulis Motogp asal Spanyol. Jika sebelumnya dari david Emmet, kini dari pengamat yang masih satu paspor dengan Marquez. Siapa yang salah kemarin? Marquez atau Rossi yang lebay?

Secara to the poin, manuel pecino menyatakan dengan jelas, bahwa insiden rio hondo kemarin adalah murni kesalahan seorang marc marquez. Yang namanya kesalahan, tidak memandang bendera negara mana, bisa spanyol, itali, inggris, maroko, even mongolia. Salah ya salah……

Márquez was wrong—very wrong. He raced out of control, without considering the line that separates the aggressiveness of an ultra-competitive sport such as MotoGP with the aggressiveness that endangers others.

Marquez sangat….sangat salah. Dia membalap lepas kendali. Tidak bisa membedakan batasan antara agresifitas kompetitif dengan agresifitas dengan membahayakan rider lain.

Tidak salah memang alasan marquez yang menyalahkan kondisi aspa yang licin, sehingga dia tidak menekan rem saat menyalip rossi. Tapi beberapa kejadian sebelumnya sudah jadi warning, dan sebagai pembalap motogp profesional dia seharusnya menyadari itu, dan membuat kalkulasi ulang. marquez sudah mengalami insiden dengan espargaro, nakagami, luthi, morbidelli. Sebagai pembalap pro, seharusnya dia sadar gaya balapnya bisa membuat celaka, dan dia bisa mencegahnya.

Menurut Pecino, gegeran kemarin sebenarnya bisa dihindari jika race Director mengambil keputusan sesuai aturan. Saat Marquez melanggar aturan start saat mesinnya stall, harusnya memaksa marquez ke pitbox.

Alih-alih masuk ke pitbox, marquez berdalih dia diperbolehkan oleh marshal untuk balik ke grid… ( marquez tidak tahu aturan? marshal tidak paham aturan? nonsense ).

Jika race director tegas, seharusnya marquez langsung mendapatkan blackflag….. DNF…. maka kontroversi kemarin tidak akan terjadi. Sesederhana itu sebenarnya….. menurut manuel pecino.

Di lain sisi, kemarahan pihak Valentino rossi  yang mengkritisi tajam marquez seperti membuka lagi Pertentangan paling menakutkan di dunia motogp. Dan ini bisa memicu kemarahan fans, dimana sudah ditandai pasca race, fans Rossi sudah bereaksi keras terhadap marquez. Khawatirnya, kedepan tidak bisa dikendalikan lagi.

Marilah semua pihak lebis sensitif dalam memandang masalah. Piahk yang bisa mengendalikan suasana, yaitu penyelenggara ( DORNA ) bisa mengambil keputusan yang baik dan bijaksana. Jika seseorang melakukan kesalahan, dia harus membayarnya. Dan itu tidak memandang bendera ( DORNA juga paspor spanyol ). Tinggalkan bendera ke kloset….. yang mana lebih berefek memecah daripada menyatukan.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

gulf oil

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*