KONSUMEN MOTOR INDONESIA GAMPANG KESURUPAN

(aktifitas diler)
suzuki
(aktifitas diler)
(aktifitas diler)

Yola dulur, populasi motor di negeri ini makin tahun makin banyak aza. Kalo kita melongok penjualan motor dari data AISI yang sering menjadi acuan, penjualan motor di marih edun bener….meningkat dan meningkat terus. Pertanda kalo penduduk Indonesia tambah makmur sehingga meningkatkan daya beli? semoga saja, itu adalah harapan saia. Penjualan dimarih menjadi salah satu ujung tombak penjualan para kumpeni-kumpeni motor, lha wong penjualan total di negeri Jepang sono dalam 1 tahun “cuman” Β ratusan ribu, hehehe ketutup ama penjualan selama 2 minggu dimarih πŸ™‚ .

Motor atau roda dua disini memang punya posisi perputaran ekonomi yang penting, hampir semua aktifitas ekonomi warga menggunakan motor. Untuk berangkat kerja, jualan, ke sekolah, penunjang kerja pegawai lapangan, buat ke sawah, buat nyari rumput pakan ternak πŸ™‚ , de el el, yah… hampir semua aktifitas sehari-hari bersinggungan dengan motor.Β  Imbas ketersediaan angkutan umum yang murah dan nyaman yang masih sebatas retorika dan impian belaka. Sangking kencengnya penjualan motor, kalo beli banyakannya inden…….pabrik kualahan melayani hasil jualannya divisi marketing.

( ilustrasi kesurupan)
( ilustrasi kesurupan)

Kalo saia amati dari dulu, konsumen motor dimarih mempunyai karakter khas, yaitu gampang kesurupan…. ya…kesurupan….. tapi bukan kesurupan yang pake kejang-kejang mulut berbuih itu ( itu mah fanboy merk yang lagi kesentil πŸ˜€ #jokes ). Kesurupannya berupa kesurupan yang canggih, level ilmu tinggi, kesurupan tapi ngga ngerasa kesurupan, apa ngga canggih itu namanya. Saat ingin menentukan motor apa yang akan dibeli, di dalam otaknya sudah ada suatu kesimpulan , suatu kondisi yang susah untuk ditolak . Meskipun sudah disodori dengan pilihan merk laen yang dalam pengujian atau tes menawarkan keunggulan-keunggulan, value yang lebih tapi secara alam bawah sadar tetep keukeuh terhadap keputusan awalnya, kalau ngga merek itu, mending enggak. Dan ini bersifat sangat menular, saat mendengar tetangganya beli merk A yang dianggap bandel, atau iritlah, ngejual baliknya gampanglah, sporty lah, kenceng lah, stylish lah, motornya anak muda lah, tanpa membuktikan sendiri langsung meng iyakan, apalagi masukan-masukan ini diperoleh secara turun temurun, kekuatan pengaruhnya dahsyat sekali. Apalagi di kalangan anak-anak muda, saat ngeliat temennya pakai motor A yang dianggap keren, langsung kesurupan pengen merk itu, ngga melihat lagi alasannya apa pokoke motor itu yang terbaik, ngga ada yang ngalahin.

Sebenarnya jin apa sih yang bisa menyebabkan kesurupan massal nan canggih ini, apakah selevel jin iprit? atau jin-jin level tingkat api? Bukaannn… berhubung ini adalah kesurupan canggih, modern maka jinnya juga harus modern nan canggih. Jin ini bernama HIPNOTIS, ya hipnotis…. makna dari hipnotis versi saia adalah menanamkan pengaruh sekuat mungkin kedalam otak sehingga membentuk suatu sistem believe atau keyakinan yang benar di dalam alam bawah sadarnya. File otak ini tersimpan dalam neuron-neuron sistem memori otak kita sangat kuat, sehingga saat ada fakta dari luar yang mengatakan lain, maka langsung menolaknya, lha wong berbeda dengan file dalam otaknya kok. Contohnya jika ada keyakinan kalo merk A motornya paling irit, maka saat ada merk laen yang menyodorkan data motornya lebih irit langsung kita menolaknya, bisa berbentuk cibiran, mempertanyakan keakuratan data, atau minimal muncul pikiran : Ah mosok sih…. Atau ambil contoh lainnya, merk B terkenal motornya kenceng khas motornya anak muda, saat merk lain mengeluarkan kelas yang sama-sama kenceng, sasarannya juga untuk anak muda, respon otak kita adalah menolaknya, yang berbentuk sama dengan atas, pokoke merk B adalah motornya anak muda, yang lainnya mah motor bapak-bapak….. πŸ˜€

Nah sifat yang gampang kesurupan inilah yang dimanfaatin oleh para kumpeni untuk menyebarkan jin-jin modernnya untuk mempengaruhi para konsumen. Menyebarkannya bisa lewat televisi, jaringan internet ( termasuk ranah blogsphere πŸ™‚ ), koran, brosur, atau melalui omongan langsung para salesnya. Namun yang murah nan efisien yaitu melalui omongan mulut ke mulut para simpatisannya. Hipnotis itu dilakukan secara masive dan terus menerus tanpakita sadari, lha wong canggih kok…. level dewa. Apakah cara ini salah??? ya ndak juga, lha wong sebenarnya yang menentukan benar salahnya adalah kita sendiri. Kita mau ikutan kesurupan atau ndak, ya tergantung diri kita sendiri kok yang mutusin. Kita diberi otak dengan kapasitas yang sama oleh Tuhan, tinggal kita make nya seperti apa.

Soooo….sudah kesurupankah anda? THINK AGAIN

Wassalamualaikum.

NB : Biasanya para pakar motor, pemerhati motor, blogger- bloger senior punya jin tersendiri wkwkwkwkwk πŸ™‚ πŸ˜€

gulf oil

17 Komentar

1 Trackback / Pingback

  1. Menunggu Gaung R15 Di Dunia Nyata | 78deka

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*