Ketika Seorang Pemuda Pethakilan Diajak Jihad

suzuki

Yola dulur… artikel jepan….. jejak kehidupan. Kisah ini tentang seorang pemuda kuliahan, sebut saja si fulan yang kehidupannya nyaris sama dengan anak muda lainnya. Masih suka pacaran, nonton konser musik, gaul ke teman-teman lintas agama, nonton di bioskop,nongkrong di Mall, dan kehidupan khas anak muda lainnya. seorang pemuda seperti ini diajak oleh beberapa orang untuk didoktrinasi tentang jihad. bagaimana tingkah polahnya?mari kita simak bersama

jihad shalat subuh... dri mbah gugel
jihad shalat subuh… dri mbah gugel
Sore itu si fulan seperti biasa nongkrong di depan kamar kosnya bersama-sam teman sekosan yang ada di lantai dua. Lagi asyiknya cekakan, ketawa-ketiwi, muncul rombongan kecil berjumlah lima orang masuk gerbang kost. mereka berbaju putih lengan panjang, jenggotan, bersorban,memakai celana longgar di atas mata kaki. Kalau pernah melihat orang arab berpakaian, nah hampir seperti itu. Melihat rombongan kecil itu masuk ke tempat kos-kosan, teman-teman kos si fulan pada masuk ke kamar dan mengunci pintu. Sedangkan si fulan dengan nyantainya menikmati kopi item dan sebatang udud di depan kamarnya.

Ternyata yang naik ke lantai 2 hanya tiga orang, sedangkan yang dua orang menunggu di bawah. yang seorang mengetuk pintu kamar kos di ujung, namun karenanggak dibuka-buka maka ikut gabung menghampiri fulan yang dengan santainya menikmati sore. Setelah memberikan salam, seorang yang nampaknya paling tua, bertanya pada si fulan, mengganggu apa nggak. Dijawab pula dengan ramah oleh si fulan nggak mengganggu, lantas menanyakan keperluan rombongan tersebut. Ternyata orang yang paling tua tersebut mengatakan bahwa mereka ada kegiatan pengajian di mushola mereka, dan mereka ingin mengajak si fulan bergabung… sekarang.

mendengar ha tersebut, si Fulan langsung ke arah pintu kamarnya, namun langsung dipegangi tangannya oleh orang tersebut. ” jangan pergi dulu.. saya belum selesai….” kata orang itu sambil senyum. ” saya mau ambil peci dan sarung…. kan tadi bapak ngajak pengajian…ayuk…. mumpung nggak ada acara sampai magrib… magrib udah selesai kan? “. Orang yang berpakaian serba putih itu bilang, ” ya… magrib paling sudah selesai”. Karena teman-teman si fulan pada kagak berani bukain pintu, otomatis hanya dia seorang yang berhasil diajak ke mushola. Diperjalanan mereka hanya diam tanpa berkata apa-apa.

gulf oil

Setelah sampai di mushola, ternyata memang ada aktivitas kecil.Sesaat setelah si fulan masuk ke mushola dan duduk, di seberang sana ada tiga orang anak muda yang sedang dikasih “wejangan” apa,si fulan  nggak dengar karena indstrukturnya seperti berbisik  bicaranya. Ketiga pemuda tersebut kepalanya manggut-manggut dengan frekwensi tinggi, sepertinya menghayati sekali apa yang mereka dengar. Kemudian seorang dari mereka terjengkang ke belakang sambil mengerang-ngerang. sepertinya sudah kena anchoring… bahasa hypnosisnya. Sedangkan  yang dua orang masih mengangguk-angguk dan geleng-geleng kepala sambil mengucapkan istighfar dengan keras.

Sekian lama si fulan mengamati aktivitas tersebut karena dia ditinggalkan begitu saja di mushola oleh rombongan yang menjemputnya tadi. Dalam hatinya sudah mulai timbul pertanyaan, “katanya pengajian kok orangnya dikit amat ya… nggak lebih dari sepuluh orang ? terus ada orang kek kesurupan segala…. wah cuci otak nih…. ” si fulan mulai curiga. Di saat itulah ada seseorang yang berpakaian seperti penjemputnya tadi, serba putih menghampiri dan mulai memberikan wejangan. Inti dari wejangan itu adalah bahwa dunia ini sudah mengarah ke arah kegelapan setan. Setan-setan berwujud manusia, terutama amerika dan israel sudah mencengkeram kuat dimana-mana. Termasuk orang-orang kita sudah terpengaruh di semua sendi kehidupan.

Jalan selamat satu-satunya hanyalah menghindari segala kontak budaya yang sudah terpengaruh itu. Lebih baik hidup sengsara di dunia, tapi enak di akhirat…. nanti akan disediakan bidadari super cantik yang jumlahnya 9, segala kenikmatan yang jauh lebih nikmat dibandingkan kenikmatan duniawi sekarang ini. Dan jalan paling mudah untuk meraihnya ya dengan jalan jihad… melawan setan-setan itu dan segala pengikutnya…….Si fulan hanya manggut-manggut saja, namun sudah merasa enggak beres, karena janjinya tadi pengajian kok malah menemukan kegiatan seperti ini.

Entah kenapa, instruktur atau entah siapa orang itu beringsut keluar mushola masuk ke ruangan di sisi sebelahnya. Melihat hal tersbut dan mengamati aktivitas di sebelah sana yang nampaknya sudah ketiga-tiganya dari pemuda tadi tergelepar sambil membaca istighfar dengan keras, si fulan langsung paham. Lantas dia be ranjak meninggalkan mushola. Saat di teras mushola, orang tua yang tadi menjemputnya memanggil dan berlari mendekat. “mau kemana saudara? acara belum dimulai kok mau pergi” katanya. “Ane kagak tertarik dengan kegiatan seperti itu pak…janjinya pengajian kok ternyata seperti itu…..lagian udah mau maghrib…setelah maghrib ada janji ama pacar ane… mau makan malam bareng….nggak enak mengingkari janji sama orang pak… “. Dengan entengnya si fulan menjawab sambil berkelakar dan meninggalkan pak tua tadi yang kayaknya bingung mau bereaksi apa.

Keknya orang itu salah rekrut orang nih….. 😀 😀 ……..

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum