Kesalahan Persepsi Awal Coba Oli Sesat

suzuki

Yola dulur yang budiman…..semakin ramai dan diterimanya oli sesat atau oli mobil baik bensin maupun diesel di motor, ternyata ngadimin amati masih banyak pertanyaan atau pemikiran ragu-ragu dari penggunanya. Khususnya pada kasus pemakai awal, atau yang baru coba-coba karena mengikuti saran temannya. Hal ini membuat persepsi awal yang menimbulkan banyak pertanyaan, serta keraguan.

Pada dasarnya hal ini bisa dimaklumi, apalagi bagi pemula pemakai oli sesat di motornya. Ini dikarenakan mindset awal yang sangat kuat dan sudah ngelotok di dalam otak masing-masing, kalok motor itu ya olinya kudu oli motor. Sehingga walaupun sudah memberanikan diri memakai oli sesat, jika terjadi sedikit perubahan di kondisi mesin, maka keraguan akan muncul. Hal umum lainnya adalah saat oli mencapai sekian ribu km, taroklah 2500 km, rasa was-was menghinggapi kembali. Jangan-jangan olinya sudah rusak… jangan-jangan nanti mesinnya bisa rusak. padahal tipsnya sederhana.. lakukan uji dipstik dan droptest.

droptest

Apalagi saat menemukan kondisi yang sedikit aneh, seperti pada pemakaian oli sesat dimotor, maka kadang panas mesin akan berlebih daripada normalnya. Atau dijumpai suara yang lebih kasar dari sektor mesin. Karena dihinggapi keraguan dari alam bawah sadar, yang tidak kuat tekadnya akan mengganti oli sesat tersebut ke oli motor semula. Kemudian berpendapat bahwa oli sesat memang tidak cocok di motor, nyatanya di mesin, suara menjadi lebih kasar atau suhu mesin menjadi sangat panas.

Padahal hal itu lumrah terjadi pada saat pertama kali memakai oli sesat, apalagi kondisi mesin sudah tahunan memakai oli motor. Panas berlebih atau suara kasar terjadi karena lapisan film oli di permukaan mesin sedang mengalami pergantian. Addpack atau additiv oli lama sedang bentrok dengan oli jenis baru, kemudian lapisan oli baru akan terbentuk menggantikan yang lama. Proses pengikisan lapisan film oli inilah yang membuat friksi lebih besar sehingga menimbulkan panas atau suara kasar. Tipsnya sangat mudah…. Kendarai motor dengan kerja mesin normal, jangan geber gaspoll… nanti juga akan normal dengan sendirinya.

gulf oil

Kasus salah persepsi lainnya adalah saat mengganti oli dengan merk baru yang dianggap punya kualitas lebih baik. Karena ingin mencoba dan ingin merasakan sensasi oli bagus, setelah ganti oli langsung memberikan testimoni… ya kalok emang langsung terasa perbedaannya. Namun jika terasa ada perbedaan atau sama saja dengan oli lama, jangan langsung menyimpulkan kualitas oli baru tersebut. Ingat saat ganti merk oli, bisa jadi addpacknya beda, additive beda, sehingga mengulang pelapisan film oli. Dan yang kedua, penyesuaian oli baru bekerja maksimal biasanya diatas 500 km. Jadi jika belum tercapai km 500 jangan dulu menyimpulkan olinya baik atau buruk dibandingkan oli sebelumnya.

Bahkan menurut pakar, profesor oli amerika, Pak Widman mengatakan bahwa pelumas akan maksimal bekerja, baik proteksi, antiwear, serta antifriksinya setelah penggunaan ke-3 kalinya. Setelah penggunaan ke-3 kali oli dengan merk dan jenis yang sama, lapisan film oli maksimal, dan oli akan bekerja maksimal di mesin…. KLIMAX. Jadi saran saja… tentukan oli apa yang akan digunakan, setelah itu ya pertahankan jenis oli tersebut. Ini bukan berarti jika gonta-ganti oli membuat mesin jadi rusak, tapi sama saja membuat mesin selalu dalam kondisi penyesuaian lapisan film. Bukan berarti sebelum pemakaian ke-3 oli terasa tidak enak, bisa saja pemakaian pertama langsung enak. Konteksnya adalah kerja keseluruhan oli maksimal saat pemakaian ke-3.

Kesalahan yang paling fatal bagi pemula yang membuat salah persepsiĀ  adalah kurangnya informasi tentang oli sesat. Kurang informasinya tersebut meliputi beberapa faktor seperti jenis sae, jenis base stock oli, atau bahkan oli yang bikin slip kopling tapi dipakai di motor kopling basah, sehingga mengatakan oli sesat memang menyesatkan dalam konotasi negatif… tidak cocok untuk motor. Solusinya, banyaklah bertanya baik di forum atau yang sudah lama memakai oli sesat di motor. Gunakan oli sesat yang sudah ada testimoni aman buat jenis motor tertentu. Umumnya anak-anak komunitas pada jujur dan apa adanya untuk membahas layak tidaknya oli sesat untuk jenis motor tertentu.

Semoga bermanfaat

Salam dahsyesat

Wassalamualaikum