Kemenangan Kesembilan Marquez Di Sachsenring 2018

suzuki

Yola dulur yang budiman… Secara kebetulan kemarin mengikuti sesi free fractice sampai kualifikasi motogp seri sachsenring jerman. Di 2 menit akhir kualifikasi terjadi ” sesuatu ” yang menurut ngadimin sangat menarik. Dari moment itulah ngadimin berfikir, marquez bakal juara ( lagi ) di sachsenring 2018, setelah mendapatkan pole. Dan ini adalah kemenangannya yang kesembilan sepanjang kariernya sedari moto 3.

Untuk kejadian sesuatu yang sangat menarik, kita bahas kapan-kapan saja karena akan dianggap naif, dan sekedar asumsi. Kita bahas kejadian sunday race saja, dimana marquez seperti sangat mudah memenangkannya. Tidak ada gereget penuh ketegangan di perebutan juara utama. Justru di deretan belakang lumayan seru, meskipun bukan battle royal. Namun hanya sisi inilah yang menarik di balapan kali ini.

Saat lampu merah start padam, seperti biasa vaduka Hohe langsung nancep di depan sendiri, disusul petrucci yang aggresive mengovertake marquez. Meskipun belum ada satu lap berhasil disusul kembali olehnya. Hal yang menarik justru bagaimana melihat Lorenzo akhirnya tersiksa oleh gambling pilihan ban soft-soft di motor ducati kali ini. Sirkuit yang tidak butuh topspeed, banyak stop and go, dan minim stright lurus membuat ducati begitu tersiksa. Sebenarnya ada kelebihan ducati, yaitu doal akselerasi. Namun siksaan ban michellinlah yang membuat ducati letoy di sachsenring.

Hal ini terbaca saat duo ducati, yaitu lorenzo dan petrucci kembali saling kuntit setelah petrux berhasil menyalip marquez selepas lap pertama. Saat ban masih tebal. motor ducati begitu kencang. Bahkan sekelas Bautista saja sempat mencatatkan waktu tercepat. namun selepas 15 lap terakhir, atau separuh lebih balapan, ban menjadi bermasalah. Dan terlebih seorang Lorenzo yang memilih ban soft-soft. Sirkuit saxon ring berkarakter pelan namun kasar, sedangkan lorenzo murni smooth bak penari balet. Disinilah ban tidak bisa berkompromi, dari pemimpin balapan, akhirnya finish ke-6…. even disalip bautista….

gulf oil

Setelah berhasil mengovertake Lorenzo, marquez tinggal mengatur ritme balap saja. Jika diberitahu melalui papan pembalap belakangnya mendekati 0,8 detik, doi tinggal nambah kecepatan saja… RCV saat ini adalah motor alien. Yah… biar kelihatan seru gitu balapannya. Padahal ya memang sudah unggul segalanya semenjak petengahan balapan.

Duo Yamaha, khususnya mbah Rossi tampil bagus. Si tua bangka begitu senang setelah mendapatkan runner up. Motor yamahanya kali ini tidak rewel dan itulah kemampuan maksimal motor yamaha M-1 sekarang. Rossi membalap secara sempurna, tidak melakukan satu kesalahanpun. Begitu juga Vinales yang panas di seperempat akhir balapan, merangkak satu per satu lawannya ditusuk dari belakang dan akhirnya menempati podium ke-3. Good job yamaha…… good result from bad bikes.

Bagaimana dengan team suzuki? Apessssss… baru tikungan ke-4 lap pertama, pol espargaro crash di depan Rins dan Di belakang Iannone. Akibatnya Rins harus keluar gravel, crash tertabrak motor Pol. Sedangkan Iannone harus melebar dan melambat untuk selamat. Akhirnya tercecer sampai urutan ke 22…. cukup berat untuk merangkak naik. Apes kali ini… padahal Rins berpotensi merangkak naik, dimana saxon ring adalah tipikal sirkuit tehnik, tidak butuh motor mumpuni di topspeed.

Semoga bermanfaat

Wasssalamualaikum

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*