Kawasaki Menerapkan Cat Yang Bisa Pulih Sendiri Dari Goresan

suzuki

Yola dulur dulu budiman… Ada tehnologi menarik untuk diangkat di blog 78deka.com. Seperti belum banyak yang mengangkat tulisan tehnologi ini. Kawasaki ternyata sudah menerapkan cat di motornya dimana ketika tergores, bisa pulih dengan sendirinya di motor mereka…. Apik to??

Kawasaki menyebutnya sebagai Highly Durable Paint Treatment, dan kawasaki mengklaim, catnya bisa sembuh sendiri ketika terjadi goresan di bodi yang dilapisi cat tersebut. Tentu bagian part yang non serat karbon ya, karena memang tidak bisa dicat. Aplikasinya di bodi berbahan logam umum atau aloy.

Rahasianya bukan di bahan dasar cat nya. Namun lapisan diatas cat tersebut yang bisa menyembuhkan dirinya sendiri ketika terjadi goresan. Yah… Mudahnya adalah lapisan ” clear ” atau top coating nya. Lapisan inilah yang bisa menutup dengan sendirinya ketika terjadi goresan. Selama goresan tidak mengenai permukaan cat utama, maka top coating yang tergores bisa menutup dengan sendirinya. Sama dengan goresan di kulit yang bisa sembuh sendiri tanpa bekas.

Cara kerjanya, ternyata bahan top coating tersebut terbuat dari bahan kimia ( sejenis resin ) dimana struktur molekulnya secara mikroskopik bersifat seperti pegas, sehingga memberikan ” efek trampolin ” dimana berfungsi meredam impact atau tabrakan. Tentu bentuk molekulnya tidak seperti pegas, namun susunannya kombinasi lembut dan keras. Sehingga berefek seperti pegas atau trampolin.

Ketika permukaan top coating mendapatkan impact atau goresan, maka akan terbentuk bekas goresan. Tapi setelah terpapar suhu tertentu ( antara 26-30°C, maka goresan tersebut akan hilang dengan sendirinya setelah 10-20 menit. Bagaimana jika suhunya dibawah itu? Maka proses penyembuhannya memakan waktu lebih lama.

Karena yang bersifat self healing adalah permukaannya, maka jika terjadi goresan yang dalam dan mengenai permukaan cat utamanya, ya efek penyembuhan sendiri ini tidak akan terjadi. Struktur top coatingnya sudah robek sempurna. Jadi hanya bisa berlaku saat goresan minor saja.

Lapisan top coatingnya sendiri, kawasaki bekerjasama dengan perusahaan cat jepang NATOCO untuk membuat resin top coating. Temuannya sendiri dikenalkan tahun 2014 lampau. Natoco membuatnya dari bahan Polymer-alloy yang bisa mencegah goresan karena mempunyai sifat curling cffect atau trampoline effect… Istilah mereka. Konturnya lembut, licin, dan lentur.

Pencegahan pertama dari goresan adalah sifat lembut dan licin di lapisan pertama, sehingga bahan penggores dibuat ” terpeleset “. Jika goresan lebih keras, maka lapisan kedua yang lentur dan berdasar keras akan menahan tekanan dari goresan. Kemudian ketika dirangsang oleh suhu hangat, maka efek trampolin bekerja, mengembalikan permukaan yang tertekan kembali ke bentuk semula.

Namun harga lapisan cat ini masih terhitung mahal. Maka kawasaki hanya menerapkan lapisan cat hanya untuk motor-motor mahal mereka seperti kawasaki H2. Jangan ngimpi sekarang diterapkan di kelas ninja 250 R atau bahkan Ninja 250 SL mereka. Tampol sandal aja, biar bangun dari mimpi…  :mrgreen: .

Semoga bermanfaat

Wassalamu’alaikum