Kalok Cumak Buat Selfie, Mending Kagak Usah Beli GSX-R150

suzuki

img_20170126_091105

Yola dulur yang budiman…..Banyak yang ngomongin kalok suzuki GSX-R punya tampang jelek, nggak enak diliat, ndak bisa buat ngangkat tingkat kegantengan. Desainnya kurang belajar, atau what else lah…. intinya desainnya jelek. Padahal kalok ditelusuri atau ditanyain lanjut, apakah udah liat langsung motornya? Paling hanya jawab, udah liat fotonya. Well…. kalok cumak liat foto, atau motor buat selfie doang, mending kagak usah beli GSX-R150 deh.

Dengan maraknya media sosial, banyak publik biker yang sering posting atau selfie dengan motornya, kemudian disebar melalui medsos. Intinya pengin dianggap keren, motornya cakep, motornya kelihatan ganteng, otomatis ridernya juga nampak lebih cakep. Ndak salah memang, ndak salah… ngadimin bilang NGGA SALAH…. motor-motor dewek, mau buat apa jug aterserah yang punya toh.

Namun itu bukan menjadi parameter utama sebuah motor, ganteng nggaknya foto motor bukan menjadi delik perkara untuk menghakimi motor tersebut jelek atau bukan pilihan. Karena yang namanya fotografi, gambar hanya memaparkan obyek secara 2 dimensi dowang. Disinilah masalahnya, ada motor yang fotogenit, nampak lebih bagus saat difoto daripada aslinya. Atau kebalikannya, riilnya ternyata lebih bagus daripada di gambar 2 dimensi. Disini deka ndak bilang terus bentuk riilnya lebih bagus dari motor lain, tapi bentuk riil motor itu lebih bagus daripada saat difoto.

img_20170126_091416

Ini juga deka alami di motor gsx-r150. Saat pertama kali liat fotonya, tidak ada kesan wow…. tidak ada hal yang bikin mata melotot, terus bilang ck..ck..ck..ck…. kwereeeennnn ya…….. ini juga bukan bilang desainnya jelek. Pertama kali melihat, responnya : ini toh gsr itu…. hmmm…. kompak desainnya… ok juga…. honestly seperti itu. Namun pertama kali melihat bentuknya, kesannya lebih dalam, apalagi saat melihat lebih detail, jongkok, tiarap, grepe-grepe lekuk bodi, kemudian merasakan naik di atas joknya. Getar-getar rasa suka seperti mengalir. Gantengnya gsx-r150 itu seperti rocker…. bukan boyband.

Klimaksnya saat memutar knop stater, melihat konsol dashbor yang rapi jali, menstater dengan sekali pencet tombol, merasakan deruman mesin melalui silencer knalpot yang terdengar “ropel” bukan hanya dung…dung..dung….. Dilanjutkan saat mengendarainya, memelintir selongsong gas, melahap tikungan dengan gaya miring, gaya konvensional saat mencari topspeed dan doggy style saat melakukan hardbraking, motor ini memberikan kesan sangat mendalam.

img_20170126_100146

GSX-R150 muncul daya tariknya saat dipakai, dikendarai, bukan saat dilihat di layar gadget. Motor ini dibuat untuk dirasakan langsung, buat mainan di atas aspal, untuk dipacu dan dikendarai. Motor ini memberikan sensasi motor sport fairing itu seperti apa. GSX-R bukan motor yang membuat imaginasi sedang naik moge, tapi memberikan imajinasi anda seperti rider sirkuit, seorang pembalap……

2017-01-27-10-29-22

Jadi jika anda ingin mencari motor yang hanya buat selfie, bergaya di atas motor yang distandarkan, kemudian cekrak-cekrek upload, mending jangan beli gsx-r150 dah. Anda salah pilih motor…… Namun jika ingin membeli motor yang memberikan sensasi balap, motor buat mainan, motor yang oprek dikit bisa buat fun race, mencari kesenangan di atas motor, maka gsx-r150 menjadi salah satu kriteria yang masuk menjadi pilihan, gsx-r150 memberikan joyful riding. Buat yang hobi modif desain, gsx-r150 juga memberikan lahan yang luas karena bisa diexplore lebih jauh karena desainnya yang minimalis.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

gulf oil