Kalau C** 150* Makin Panas Makin Ngacir…… Copot Aja Radiatornya ( Mbah Darmo )

suzuki

Yola dulur…. blogwalking ke warung tetangga, deka terdampar di warungnya om motogokil. Disini deka nggak akan mengomentari artikel pemilik warung, justru ada sebuah gambar yang menarik perhatian saia.  Ya… cuplikan artikel dari tabloid Otoplus yang sedang mengulas motor CBR150 R.

otoplus panas ngacir cbr

Di sini pun deka nggak akan membahas itu motor, yang mau ane bahas adalah kalimat tentang : Karakter H*n** CB*150* mirip dengan mesin diesel. Semakin panas , performanya kian ngacir. Tidak perlu khawatir mesin overheat. Berarti benar kepercayaan orang tua kita zaman dulu yang bilang bahwa H*n** kian panas kian kencang.Hwaduh….. masak sekelas otoplus nulis kek gitu ya….. nanti persepsi yang baca bisa beda lho…… Kalau menurut deka yang newbie tentang dunia permotoran, sebuah mesin itu bekerja maksimal dan efisien pada suhu tertentu, tidak kurang dan tidak lebih. Mesin akan mengeluarkan power maksimal pada suhu kerja paling ideal. Makanya perlu adanya pemanasan mesin sebelum beroperasi dan adanya sistem pendingin pada mesin. Fungsinya sistem pendingin itu agar suhu mesin tidak terlalu panas diatas batas toleransi ideal kinerja sebuah mesin. Makanya motor yang sudah dibekali dengan sistem pendingin radiator harusnya lebih bagus karena suhu mesin relatif stabil dibandingkan dengan air cooled yang mengandalkan suhu lingkungan.

Hukum tentang temperatur mesin ini berlaku pada semua mesin berbahan bakar gasoline, entah merknya honda, hando, yamaha, hamaya, suzuki, suziku, ducati, dacuti de el el. Suhu mesin dingin atau dibawah ideal maka mesin akan cenderung mbrebet nggak maksimal, jika melebihi temepratur ideal mesin maka akan terjadi adalah kinerjanya ngempos karena sangat mungkin terjadi knocking piston karena pembakaran dini. Lha ini kok malah bilang makin Panas Makin Ngacir……..kalau pakai istilahnya komentator fenomenal, Mbah Darmo…. Mending copot aja itu radiator, dijamin panasnya akan jauh meningkat… otomatis akan jauh lebih ngaciiiirrrrr 😀 😀 …….

Atau selain copot radiator, untuk mesin kompresi tinggi pakailah bensin jenis premium…. dijamin mesin akan lebih cepat panas……..Lha wong deka dulu kalau pakai CS-1 ngisi premium cepet banget panasnya… dan mesin ngemposssss….. lha kok ini dengan pedenya bilang makin panas makin ngacirrrrr….

Masukan saja… bisa saja bahasa redaksinya dirubah menjadi motor ini semakin di suhu panas  ideal mesin, kinerja semakin meningkat. Atau daya tahan mesin terhadap panas saat jarak jauh bagus karena sistem pendinginan mesin yang sempurna makanya tidak perlu khawatir mesin over heat…… Ini bukan berarti saia sok pinter lho ya….. ini dari sudut pandang biker awam saja.

Lha logika sederhana dari makin panas makin ngacir itu semakin panas suhu mesin, maka kecepatan semakin kentjang, nggak ada cerita mesin overheat, nggak perlu pendingin mesin, radiator nggak akan ditemukan, lha wong makin panas makin ngacir, buat apa suhu mesin diturunkan?…… Semakin tinggi suhu mesin semakin tinggi kecepatan, …. apalagi kalau sudah sampai merah membara….. dijamin kecepatan sekelebatan mata….. kek motornya Ghost Rider Ini 😀 😀 😀

ghost rider
ghost rider

 

Ada yang punya opini lain??? monggo dishare mawon…. bebas asal sopan ya Lur…..

Bonus…… RUSH…… Ghost Rider…  (ketukan drum Neil Peart emang level dewa 😀 )

Semoga bermanfaat

wassalamualaikum