Jawaban Kenapa Saat VVA Off Power New R-15 Drop

suzuki

 

Yola dulur yang budiman….beberapa waktu yang lalu otomotifnet melakukan pengujian new R15 di atas alat dyno. Salah satunya menguji bagaimana reaksi mesin jika komponen selenoid VVA di off kan, apakah punya pengaruh signifikann terhadap performa mesin? dan ternyata peak powernya turun sebesar 1,8 dk dari sebelumnya 16,33 menjadi 14,53 dk. Yuk, kita diskusikan bareng-bareng, kenapa powernya bisa drop saat vva off.

Sebenarnya tentang fungsi dan kelebihan vva sudah ngadimin terangkan di artikel sebelumnya

Memahami Cara Kerja VVA Paling Mudah

Namun masih banyak yang bertanya melalui japri tentang fenomena drop performa saat selenoid vva di offkan. Banyak yang terheran-heran dengan perbedaan signifikan tersebut, dan mengatakan VVA sangat signifikan meningkatkan performa. Tidak salah sih mengatakan seperti itu, karena dengan vva mesin bisa menyelaraskan kurva performa lebih linier.

gulf oil

Sebagian mempertanyakan artikel deka yang mengatakan vva tidak meningkatkan performa, baik power maupun torsi, nyatanya saat vva off kenapa powernya drop signifikan? Nyatanya sudah diuji oleh otomotif drop segitu.  Ya…. mungkin pemahaman membaca artikelnya belum sempurna Lur…. Sampai sekarang, bahkan saat diuji oleh otomotif tersebut membuktikan bahwa fungsi VVa tidak menaikkan power maksimal atau torsi maksimal, hanya menyeimbangkan kurva rpm rendah, menengah, dan atas saja.

Kenapa saat vva off power maksimal tidak tercapai? Ya karena saat vva off, yang dipakai adalah profil cam rendah saja. Saat ada vva, ketika rpm 7000 otomatis menggerakkan selenoid untuk menggeser ke profil cam yang lebih tinggi. Ingat, mesin yang dilengkapi vva mempunyai 2 profil cam, rendah dan tinggi. Sedangkan mesin biasa tanpa vva hanya punya 1 profil cam.

Saat vva off, yang aktif adalah profil rendah, otomatis kurva torsi akan sama saja, baik pakai vva atau tidak. Sedangkan saat di atas rpm 7000 power maksimal tidak tercapai karena profil cam rendah tersebut. Saat rpm tinggi, mesin membutuhkan bukaan klep yang lebih lebar dan lama daripada rpm rendah. Dengan profil cam rendah, otomatis kebutuhan asupan bbm saat rpm tinggi tidak terpenuhi, sehingga power maksimal tidak terpenuhi…. power drop….. Clear?

Coba saja saat vva off namun profil cam yang dipakai yang tinggi, maka power maksimalnya akan tetap sama, namun kurva torsi rpm bawahnya yang kedodoran, sehingga tarikan lebih lemot. Itulah hukum profil kem, rendah menang torsi bawah, tinggi menang power rpm atas….. Nah… VVA menjembatani fenomena ini agar bisa memakai 2 profil cam.

Jadi itulah fungsi utama VVA, bukan berarti mesin tanpa vva kemudian dipasangi vva power akan naik signifikan. profil cam lah yang berperan…..

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

 

18 Komentar

  1. Ohhh sy paham mksd om deka..
    Tapi berarti tetap vva pny andil dong utk menaikkan power/torsi mesin..

    Krn klo gk pake vva.. maka mesin harus di setting, mau ngejar torsi atau power.. sperti penjelasan deka diatas..

    Jadi klo pakai profil kem tinggi, unggul di power tapi torsi drop..
    Klo pakai profil kem rendah, unggul ditorsi power drop.

    Nah berarti kalo pake vva bisa buat power dan torsi naik kan..
    Krn klo gk pake salah satu akan drop.. 🙂

    Sebenernya ini menurut sy, perbedaan cara penjelasan saja sih..
    Tapi sy paham kok maksud om deka..

      • Gini om.. maaf ya sy bukan ajak debat, tapi diskusi aja..
        Sbnrnya sy pikir ini perbedaan tata bahasa sja..
        Dan saya juga awam soal mesin..

        Nah sy mau tny bisakah mesin tanpa vva pakai 2 profil cam?

        Klo jawabannya gk bisa.. brti fix vva turut andil dlm menaikan power/torsi..
        Krn tanpa vva, gk mgkn dipakai 2 cam, yang dimana kalo hny 1 cam akan mengorbankan salah satu, torsi atau power.
        Hehehe.. salam masbro.

        • Yg dibicarakan sekali lagi peak power masbro…. Kan sdh ada di artikel… Selama profil camnya pas, pakai vva atau ngga, akan sama saja…. Vva hanya meratakan grafik kurva performa… Bukan menaikkan peak curva performa…

        • Jadi…dg adanya vva, peak torsi dan power sama dg tanpa vva, hanya pencapaiannya lbh mudah krn selalu ngisi di rentan rpm bawah sampai atas… Ini juga sdh diterangkan di artikel…. Jadi vva diibaratkan naik gunung pakai lift, sedangkan yg tidak spt berlari…. Begonoh….

Leave a Reply