Inilah Penyebab Alex Rins Crash…..

suzuki

Yola dulur yang budiman…. Aksi Alex Rins di seri pembuka MotoGP, sirkuit Qatar Minggu kemarin ternyata menarik bagi pemerhati dan komentator motoGP. Sebagai pembalap muda ( 21 tahun cmiiw ) dan dengan motor “sekelas” Suzuki, doi mampu bertarung di deretan terdepan. Sayangnya doi crash di lap 13. Apa penyebab doi crash? Yuk kita obrolin bersama.

Secara skill balap kelas premier, Alex Rins dianggap sebagai pemula, apprentice. Ini adalah musim keduanya dimana musim kemarin disaat doi harus belajar banyak, justru lebih banyak waktu untuk berbaring di tempat tidur rumah sakit. Cidera parah dan sering crash.

Namun disaat uji pra musim serta free practice seri perdana, potensi bagusnya muncul… Pembalap yang prospektif…. Bahkan mampu menempati start urutan ke-5. Jauh melebihi pembalap senior di team, Iannone.

Saat lampu start hijau, baru nampak bahwa Rins saat ini bukanlah pembalap yang startnya bagus. Masih butuh latihan dan pengalaman. Melorot sampai urutan 10 dibawah Iannone. Namun setelah itu, Taji Rins muncul kembali, doi mulai merangsek pelan-pelan sampai bertarung dengan pembalap-pembalap rombongan terdepan.

Pembalap-pembalap senior mulai dibabat, dari lorenzo, Iannone, Pedrosa, dan terakhir Petrucci. Sayang beribu sayang, saat berhasil overtake pembalap Ducati ini, Rins langsung crash.

gulf oil

Pengalaman berbicara, penyebab Alex Rins Crash karena doi mencoba mengikuti gaya mengerem Petrucci, padahal Petrucci adalah pembalap yang sangat jago, maestro dalam hal braking… Seperti dilansir saat wawancara dengan crash :

“Petrucci was really good on the brakes. I was trying to fight with him for sixth position when I lost the front.”

Sebenarnya jika Rins main aman, doi akan mendapatkan poin. Tapi doi memilih mengambil tantangan karena merasa motornya punya potensi lebih daripada urutan ke 7 atau 8. Dia merasa motornya bisa diajak bersaing dengan rombongan terdepan.

Kali ini doi mendapatkan pelajaran bagaimana tehnik mengerem level para dewa. Positifnya, doi lebih kalem menyikapi kejadian buruk tersebut, dan bisa mendapatkan data bahwa Suzuki gsxrr nya punya potensi bagus di banyak sisi.

 

“Fighting with Petrucci, who is a really good braker. We crashed. Nothing more. I didn’t do a big mistake, like in Valencia for example when I started in second gear.

What I saw in the race was that we are really competitive in fast corners and exiting from slow corners. In general we have a really like stable bike. We have a really well balanced bike.

Today we were missing a little bit in braking but in the rest of the areas, it was perfect. For example on the straight I started from the last corner and I think I arrived [at turn one] 0.3 or 0.5 from Petrucci. To gain this is very difficult. Finally in the fast corners they were disturbing me a little bit. But anyway, we’ll keep working.”

Ya…pada dasarnya, Suzuki gsxrr sekarang lebih balance untuk melibas fast atau slow corner. Tinggal pe er besar ada di sistem elektronik dan penyempurnaan rem…. Dan…pengalaman Rins sendiri tentunya… Pertahankan rins dong Suzuki!!!!

Semoga bermanfaat

Wassalamu’alaikum