Inilah Calon Komentator Siaran MotoGP Yang Layak Pengganti Bung Matteo Ala Deka

suzuki

Yola dulur…. Sudah kita ketahui bersama bahwa siaran MotoGP yang sekarang tayang di TV terestrial sedunia ini hanya ada di Indonesia, dipegang oleh Trans TV. Acara yang intinya melihat motor pada adu kebut di sirkuit ini tentu hanya akan menjadi acara yang sederhana jika ditayangkan pas lombanya saja. Perlu bumbu lain agar acara ini menarik dan sedap dipandang mata.

motogp at trans7

Salah satunya adalah dengan menambahi dengan acara kuis maupun diskusi, obrolan seputar balap motoGP. Nah di sinilah peran pembawa acara dan komentator motoGP. Pembawa acara kudu sedap dipandang mata, walaupun tidak harus cantik bener. Dan juga punya wawasan tentang dunia motoGP agar tidak kaku menanyakan gossip-gossip di seputar motoGP.Di lain sisi komentator harusnya adalah tokoh yang sangat mengenal dan punya wawasan yang luas tentang dunia motoGP. Dulu Bung Matteo Guerinonni sangat disukai karena wawasannya yang luas, mantan pembalap, orang itali, dan gayanya yang ceplas-ceplos. Membawa suasana meriah namun penuh informasi balapan motoGP.

pinjem dari Lek Ipan
pinjem dari Lek Ipan

Setelah Bung Mtteo berhenti entah apa sebabnya, kemudian digantikan oleh Bung Joni, seorang wartawan otomotif. Sebenarnya soal wawasan, termasuk luas juga, karena ini adalah pekerjaan sehari-harinya. Namun entah karena masih terbawa suasana Bung Matteo, komentator yang sekarang belum muncul gregetnya. Soal terbiasa atau tidak sebenarnya. Namun banyak pemirsa motoGP yang berkomentar seperti itu.

Nah… Kalau boleh beropini, deka punya calon komentator acara motoGP nih… Orangnya adalah

wak haji tmc
wak haji tmc

Ya…. Wak Haji Taufiq, penjaga warung TMC blog ini punya potensi besar untuk menjadi kandidat kuat. Bukan sembarang memilih lho deka, mungkin subyektif karena hanya beliau yang sering ane pantengin komentarnya melalui artikel blog :D. Tapi deka kan bukan bilang wak haji kandidat satu-satunya…. Hanya salah satu contoh kandidat 🙂 .

Syarat menjadi komentator motogp keknya udah didapat deh. Wawasan tentang balap motor prototipe, beliau udah geluti bertahun tahun. Koneksi orang dalam di lingkaran Dorna punya, pengalaman meliput langsung ke berbagai sirkuit sudah, koneksi dengan pembalap-pembalap ada, wawancara dengan manajer team, pembalap sudah. Akses media resmi punya dan yang penting diakui netral oleh dua kubu seteru kuat : D …… Kurang apa lagi coba ?? 😀

Mungkin tinggal melatih vokal intonasi agar saat ngobrol ama pembawa acara menjadi cair mengalir kali ya?? 😀 . Membiasakan diri di depan kamera TV ini mungkin minusnya wak haji …. Masih ngether gitu…. Bahasa jawanya 😀

Ini sebenarnya opini liar saat melihat tayangan motoGP seri Sepang kemarin. Dan dasar pemikirannya sepele, kalo nanti wak haji bisa jadi komentator motoGP, ane bisa nunjukin ke bini…. Tuh….tuh… Komentatornya ayah kenal…. Itu wak haji Taufik 😀 😀
Gimana menurut dulur sekalian ???

Bonus… Englishman In new York…..By Sting

Salam enteng-entengan
Wassalamualaikum

gulf oil